Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Walikota Balikpapan Rahmad Masud Lantik 49 Pejabat Eselon III dan IV

Walikota Balikpapan, Rahmad Masud mengambil sumpah dan janji 49 pejabat esselon III dan IV

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
PELANTIKAN - Walikota Balikpapan, Rahmad Masud mengambil sumpah dan janji 49 pejabat esselon III dan IV di lingkungan Pemkot Balikpapan, Kamis (5/8/2021).  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Walikota Balikpapan, Rahmad Masud mengambil sumpah dan janji 49 pejabat esselon III dan IV.

Pengambilan sumpah dan janji, dilaksanakan dalam rangka penyegaran sebagai bagian dari pelaksanaan visi misi Walikota 2021-2024.

Hal tersebut juga sebagai strategi agar pelaksanaan tugas dan pekerjaan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Hari ini ada 49 jabatan esselon III dan IV yang diambil sumpah janjinya,” ujar Walikota Rahmad Masud kepada TribunKaltim.co pada Jumat (5/8/2021).

Baca juga: Balikpapan Kehilangan Lagi Dokter Terbaik, Walikota Rahmad Masud Lepas Jenazah dr Syukriati SpAn

Jabatan yang diamanatkan berdasar kepada penilaian kepantasan. Walikota Rahmad Masud berharap, 49 orang yang dilantik dapat bekerja dengan penuh inovasi.

Serta disiplin, berintegritas dan profesional, seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Sebelumnya, Rahmad Masud memastikan lebih dari 200 orang pejabat akan dimutasi dan dilantik secara bertahap.

Ia mengatakan pihaknya sudah mendapat rekomendasi dari Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. Mutasi dan pelantikan di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan mulai dilaksanakan sejak bulan Juli 2021.

Baca juga: Dokter Anestesi Meninggal karena Covid-19, Balikpapan Kekurangan SDM Bidang Kesehatan

Rekomendasi tersebut berisikan untuk melakukan mutasi dan pelantikan bagi lebih dari 200 pejabat mulai pekan depan. "Tapi karena kondisi pandemi sehingga pelantikan akan dilakukan secara bertahap,” ucapnya.

Walikota Balikpapan Rahmad menegaskan dirinya akan menempatkan orang ditempat atau posisi yang sesuai dengan kemampuannya.

Pejabat yang nantinya akan dimutasi, tetap dalam pengawasan dan dilakukan evaluasi dalam enam bulan ke depan. Apabila dinilai tidak berkompeten di dalam tugas baru yang diberikan, maka akan kembali dipindahkan.

“Saya pastikan akan ada evaluasi dan revisi lagi, jika memang tidak berkompeten dan bekerja dengan maksimal dalam enam bulan ke depan,” tegasnya.

Adapun, mutasi dan pelantikan yang dilakukan untuk posisi yang memang kosong karena belum ada pejabatnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved