Rabu, 29 April 2026

Berita Nasional Terkini

Jansen Sitindaon Usul Pesawat Presiden Tak Perlu Dicat Merah-Putih: Lebih Baik Kalian Jual Saja

Jansen Sitindaon usul pesawat presiden tak perlu dicat merah-putih: lebih baik kalian jual Saja

Tayang:
Penulis: Kun | Editor: Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO - Politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon usul pesawat presiden tak perlu dicat merah-putih.

Usul pesawat kepresidenan dijual itu bukan tanpa alasan.

Ya, Jansen Sitindaon merupakan sosok yang turut angkat bicara soal polemik pengecatan pesawat presiden belakangan ini.

Kata dia, pihaknya tak peduli apa yang dilakukan kekuasaan saat ini.

Soal pengecatan pesawat, ia mengingatkan dengan tegas bahwa pesawat presiden yang saat ini dipakai oleh presiden Joko Widodo alias Jokowi itu merupakan kendaraan dinas yang dibeli pada era Susilo Bambang Yudhoyono.

Tak lama SBY memakai pesawat presiden tersebut, lantaran dibeli jelang masa berakhirnya jabatannya sebagai presiden.

Ya, Jansen Sitindaon juga mengingatkan bahwa pada saat pembelian, kubu yang berkuasa saat ini dengan terang-terangan menolak keberadaan pesawat presiden kala itu.

Bahkan mereka mengusulkan untuk menjual kembali pesawat yang dibeli di masa pemerintahan SBY.

Namun, saat berkuasa mereka seakan lupa dengan masa lalu, bahkan berencana melakukan pengecatan di tengah kondisi bangsa yang didera pandemi.

Saking emosinya Jansen Sitindaon pun mengatakan pihak yang berkuasa saat ini durhaka dengan SBY.

Politisi Demokrat ini juga mengusulkan daripada dicat lebih baik dijual saja sekalian, seperti apa yang mereka usulkan saat masa pemerintahan SBY.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Mabes Polri Selidiki Kasus Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kapolda Sumsel Diperiksa, Bakal Dimutasi?

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, turut menanggapi polemik soal pengecatan pesawat kepresidenan yang berganti warna dari biru putih menjadi merah putih.

Melalui cuitannya lewat akun @jansen_jsp, ia mengaku secara pribadi mempersilakan pemegang kekuasaan atau pemerintahan melakukan pengecatan pesawat presiden, bahkan di bagian roda sekalipun.

Namun tanpa menyebut nama, dia mengingatkan, bahwa ada orang-orang yang dahulu menolak ketika Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeli pesawat yang saat ini baru dicat tersebut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved