Virus Corona
Bukan Soal Efektivitas, Terkuak Alasan Warga Balikpapan Pilih Vaksin AstraZeneca Dibanding Sinovac
Alasan warga Balikpapan pilih vaksin AstraZeneca dibanding Sinovac terkuak, bisa ke luar negeri
Adapun vaksin produksi AstraZeneca memiliki tingkat efikasi (kemanjuran) sebesar 62,1 persen versi BPOM.
"Saat ini kita masih menggunakan Sinovac, namun ada juga vaksin AstraZeneca yang digunakan TNI-Polri," tuturnya
Andi Sri Juliarty menambahkan kegiatan vaksinasi di Kota Balikpapan tak banyak mengalami kendala.
Hal tersebut dikarenakan akses yang mudah dijangkau dan antusias masyarakat sangat tinggi.
Hanya saja yang terjadi adalah jumlah ketersediaan vaksin masih terbatas.
Stok Vaksin Covid-19 Cukup hingga Dua Pekan
Pemerintah Kota Balikpapan kembali menerima distribusi vaksin Covid-19 yang dikirim pemerintah pusat.
Sebanyak 20.360 stok dosis vaksin gabungan saat ini berada di gudang farmasi milik Dinas Kesehatan Kota Balikpapan.
Rinciannya, vaksin milik Polri 10.500 dosis, vaksin PUPR 360 dosis, vaksin Bhayangkara 60 dosis, dan vaksin Dinas Kesehatan 9.440 dosis.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, ketersediaan vaksin itu mampu mencukupi kebutuhan dua pekan.
"Alhamdulilah dipenuhi semua.
Saat ini juga masih ada stok vaksin kita di Insya Allah sampai dua minggu ini,” ujarnya, Sabtu (7/8/2021).
Kendati demikian capaian suntikkan vaksinasi Covid-19 di Kota Balikpapan saat ini masih terbilang rendah.
Berdasarkan data, dari 526.955 sasaran untuk dosis pertama baru sekitar 23 persen, sedangkan dosis dua baru 13,4 persen.
Baca juga: Penerima Vaksin Sinovac Bisa Lega, Hasil Penelitian Terbaru Dibagikan dr Tirta Soal Efek ke Covid-19
Lambatnya pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kota Balikpapan dikarenakan ketersediaan vaksin yang terbatas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/vaksin-covid-19-dari-universitas-oxford-dan-astrazeneca.jpg)