Virus Corona di Kaltim
Tak Layak Isoman, Pengidap Covid-19 di Kaltim Wajib Jalani Isolasi Terpusat
Wilayah Kalimantan Timur yang tercatat menjadi salah satu penyumbang tertinggi angka terkonfirmasi positif Covid-19, persoalan isolasi jadi atensi.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Wilayah Kalimantan Timur yang tercatat menjadi salah satu penyumbang tertinggi angka terkonfirmasi positif Covid-19, persoalan isolasi jadi atensi.
Dimana untuk lokasi isolasi, dititikberatkan agar menjalani isolasi terpusat (isoter).
Bukan isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.
Meski begitu, masih ada peluang bagi pengidap Covid-19 agar bisa melakukan isoman.
Disamping itu, Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak membeberkan bahwa ada yang menjadi penilaian layak-tidaknya sebuah rumah menjadi tempat isoman.
Baca juga: Pasien Covid-19 yang Isoman Hati-hati Konsumsi Obat-obat Ini, Bisa Bikin Kondisi Memburuk
"Misalnya, ada bapaknya terserang Covid-19. Tapi rumahnya, mohon maaf, terlalu kecil dan nggak mungkin dilakukan isoman karena ada anggota keluarga lain," ucap Herry menjelaskan.
Terlebih apabila, tutur Herry mencontohkan, jika dalam 1 Kepala Keluarga, terdapat 3 orang anak dengan 1 ibu.
Menurutnya, demikian sangat kecil kemungkinan dilakukan isoman.
Sehingga diwajibkan untuk menjalani isoter di tempat yang sudah disediakan pemerintah.
"Itu sangat kecil kemungkinan isoman dan pasti tidak bisa. Pasti akan menyebabkan penularan," tandas Herry.
Baca juga: Penyebab Kondisi Pasien Covid-19 Memburuk saat Isoman di Rumah, Wajib Waspada
Oleh karenanya, masyarakat diimbau agar berkenan menjalani isoter demi menghindari penularan Covid-19 tersebut.
"Jadi, mereka tempatnya yang tidak layak untuk isoman, kita jemput. Kemudian yang penting juga mereka tidak menularkan," pungkas Herry. (*)