Berita Kukar Terkini

UPDATE Kasus Mayat dalam Karung di Kukar, Polisi Beber tak Ada Tanda Bekas Kekerasan

Pihak kepolisian dari Kepolisian Resort Kutai Kartanegara ( Polres Kukar) bersama Polsek Loa Janan masih terus menelusuri identitas.

Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
HO/Relawan Busam
Kepolisian menelusuri identitas dan penyebab kematian mayat perempuan yang ditemukan dalam karung di Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (10/8/2021) pagi. 

TRIBUKALTIM.CO, TENGGARONG - Pihak kepolisian dari Kepolisian Resort Kutai Kartanegara (Polres Kukar) bersama Polsek Loa Janan masih terus mendalami kasus mayat dalam karung di Kukar, Kalimantan Timur

Kepolisian terus menelusuri identitas dan penyebab kematian mayat perempuan yang ditemukan dalam karung di Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (10/8/2021) pagi.

Kasat Reskrim Polres Kukar, AKP Herman Sopian menjelaskan, jenazah mayat perempuan tersebut sudah dilakukan Autopsi di RSUD AW Syahranie, Kota Samarinda.

Dan berdasarkan keterangan dari pihak akli kedokteran yang menangani autopsi tersebut, menerangkan bahwa hasil autopsi tidak ditemukan bekas tindakan kekerasan.

Atau tidak ditemukan sesuatu yang mengarah ke tindak pidana.

Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat dalam Karung di Kukar, Berjenis Kelamin Wanita Memakai Gelang Kayu

“Itu hasil autopsi ya, keterangan sementara secara lisan dari pihak ahli kedokteran forensik,” bebernya kepada TribunKaltim.co pada Kamis (12/8/2021).

Karena, ucap AKP Herman, tubuh mayat tersebut sudah sebagian besar membusuk.

Akibat usia meninggal dunia yang telah lama, sekitar satu minggu lebih, sehingga wajah dan sidik jari sulit untuk diidentifikasi.

“Sudah hancur,” ucap dia.

Baca juga: Warga Loa Duri Ilir Kukar Geger, Sesosok Mayat Ditemukan Dalam Karung di Pinggir Jurang

Bahkan kata AKP Herman, sampai saat ini perkembangan kasus tersebut masih dalam penyelidikan karena identitas mayat hingga saat ini masih belum diketahui.

“Ciri-ciri yang tertinggal di tubuh hanya gelang tasbih dan kalung,” pungkasnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya fokus untuk mengungkap identitas mayat tersebut.

Pasalnya, dari keterangan ahli forensik tersebut, diperkirakan mayat perempuan itu berusia antara 50 sampai 60 tahun.

“Di atas 50 tahun,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved