Virus Corona di Malinau
Warga Malinau Minta Vaksinasi Covid-19 Prioritaskan buat Mahasiswa dan Pekerja Lintas Daerah
UPTD Puskesmas Malinau Kota melaksanakan vaksinasi dosis ke-2 Sinovac bagi warga Desa Malinau Kota dan Malinau Hulu hari ini, Senin (16/8/2021).
TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - UPTD Puskesmas Malinau Kota melaksanakan vaksinasi dosis ke-2 Sinovac bagi warga Desa Malinau Kota dan Malinau Hulu hari ini, Senin (16/8/2021).
Pantauan TribunKaltara.com, saat ini masih berlangsung pelaksanaan vaksinasi dosis 2 Sinovac di Balai Pertemuan Umum Desa Malinau Kota.
Menjelang siang, suasana di sekitar lokasi pelaksanaan vaksinasi tampak lengang.
Sejumlah sasaran silih berganti pulang setelah menerima bukti penyelesaian vaksinasi.
Babinsa Desa Malinau Kota, Serka Susanto menerangkan pelaksanaan vaksinasi tersebut diperuntukkan bagi warga Desa Malinau Kota dan Malinau Hulu yang telah menerima dosis pertama Sinovac.
Baca juga: Kemenkomarves Alokasikan 10.000 Dosis Vaksin, Kapolres Bulungan akan Sasar Daerah Sulit Terjangkau
"Vaksinasi Covid-19 hari ini untuk dosis 2 bagi yang sudah disuntik Sinovac pada akhir Juni lalu. Rencananya Rabu nanti juga akan digelar kegiatan yang sama," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (16/8/2021).
Dinas Kesehatan P2KB Malinau mendapatkan tambahan 147 vial vaksin Sinovac yang diperuntukkan untuk penyaluran dosis ke-2 bulan Agustus 2021.
Ditemui usai vaksinasi, Warga Malinau Kota, Nuryanti menerangkan saat ini masih banyak warga yang menanti vaksinasi dosis pertama dikarenakan syarat bepergian selama PPKM mewajibkan persyaratan tersebut.
"Masih banyak yang nunggu vaksinasi. Karena PPKM orang diwajibkan punya surat vaksin, minimal dosis pertama. Padahal belum semua orang divaksin," ucapnya.
Nuryanti menyampaikan perlu prioritas pencanangan vaksinasi, utamanya karena ketersediaan vaksin di daerah saat ini sangat terbatas.
Baca juga: Vaksinasi Dosis III bagi Nakes di Kaltara Digelar Bertahap agar Layanan Kesehatan tak Tutup
Khususnya bagi mereka yang bekerja lintas daerah atau bagi mahasiswa yang diwajibkan telah menerima vaksinasi karena keperluan tatap muka.
"Karena vaksin susah sekarang, masyarakat minta supaya pendataannya sesuai kebutuhan. Ada tetangga saya, kuliah di Samarinda, mereka belum dapat, pasti nanti susah mau berangkat ke sana. Yang seperti ini penting didahulukan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pelaksanaan-vaksinasi-covid-19-di-balai-pertemuan-umum-atau-bpu-malinau-kota.jpg)