Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

HUT ke-76 Kemerdekaan RI, 710 Warga Binaan Lapas Tenggarong Dapat Remisi

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara, Witjaksono Subagjo menyerahkan secara simbolis pemberian remisi

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara, Witjaksono Subagjo menyerahkan secara simbolis pemberian remisi warga binan Lapas Tenggarong, Selasa (17/8/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara, Witjaksono Subagjo menyerahkan secara simbolis pemberian remisi kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong.

Pemberian remisi dalam rangka HUT ke-76 Kemerdekaan RI itu diserahkan di Lapas Tenggarong, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: Kebijakan Dipahami dan Dijalankan Terarah dan Sinergi, Wabup Sebut Penting Dibahas Bersama DPRD

Hari Kemerdekaan merupakan hari yang membahagiakan bagi para narapidana, pasalnya sebagian napi akan mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman, bahkan ada yang langsung bebas.

Pada HUT ke-76 RI ini, 710 Napi di Lapas Tenggarong mendapat remisi atau pengurangan hukuman pidana yakni 3 di antaranya mendapat remisi umum (RU) II atau langsung bebas. 

"Untuk Lapas Kelas IIA Tenggarong yang diusulkan 710 Napi, terdiri dari RU I atau pengurangan masa hukuman yang besarannya bervariasi, mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan sebanyak 707 orang dan 3 orang mendapatkan RU II atau langsung bebas yakni napi kasus pidana umum," ungkap kata Kepala Lapas (Kalapas) Tenggarong, Agus Dwirijanto didampingi Kalapas Perempuan Tenggarong Sri Astiana dan Kepala LPKA Kelas II Samarinda Mudo Mulyanto.

Agus Dwirijanto menjelaskan, para napi yang mendapatkan remisi ini memenuhi syarat secara administratif yang sudah dieksekusi oleh kejaksaan.

Salah satunya tidak pernah melakukan tindak pidana umum di dalam Lapas.

Jika kena register F akan terkunci tidak bisa diusulkan remisi hingga 9 bulan kedepan. Kemudian berkelakuan baik dan mengikuti pola pembinaan yang sudah ditetapkan Lapas Tenggarong.

Ia menambahkan bahwa saat ini jumlah warga binaan di Lapas Tenggarong sebanyak 1.193 orang, sedangkan kapasitas hanya 350 orang.

Jadi, kondisi Lapas Tenggarong sudah overkapasitas sekitar 300 persen lebih.

Baca juga: Aubade HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Bupati Kenakan Pakaian Adat Makassar

Untuk itu pihaknya berharap pemerintah daerah membangun lapas baru.

"Sebenarnya kami sudah berkomunikasi dengan Pak Bupati dan informasinya akan diberikan lahan untuk pembangunan lapas baru sekitar 20 hektare di dekat bangunan SPN. Namun sampai saat ini belum dihibahkan, jika sudah dihibahkan tanah tersebut baru bisa kita bangun Lapas Tenggarong yang baru," terangnya.

Sementara Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tenggarong Sri Astiana mengatakan, untuk usulan remisi napi di Lapas Perempuan Tenggarong sebanyak 212 orang yang terdiri dari 1 orang mendapatkan RU II atau langsung bebas dengan kasus penggelapan pidana umum, sisanya mendapatkan RU I atau pengurangan masa hukuman yang besarannya bervariasi mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan.

Hadir pada acara pemberian remisi tersebut Wakapolres Kukar Kompol Aldi Alfa Faroqi, perwakilan Dandim 0906 Kukar, Kemenag Kukar dan perwakilan OPD lainnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved