Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Kampung Juaq Asa Kutai Barat Raih Terbaik II Pengelola Hutan Adat

Kampung Juaq Asa Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur.

Penulis: Febriawan | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKAB KUBAR
PENANAMAN POHON - Bupati Kubar FX Yapan (empat kanan) bersama Wabup Kubar Edyanto Arkan (tiga kanan) dan Kepala Kampung Juaq Asa Adrianus (kanan), pada penanaman bibit pohon dan buah lokal Kubar di Hutan Adat Hemaq Beniung, pada Agustus 2019 lalu, sebelum pandemi Covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Kampung Juaq Asa Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur, mendapatkan apresiasi terbaik dua.

Di penghargaan Wana Lestari tahun 2021 kategori pengelola hutan adat yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pemenang kategori lomba dan apresiasi wana lestari itu, diumumkan dan diserahkan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar secara virtual melalui zoom metting, pada 19 Agustus 2021.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan, penghargaan ini merupakan upaya rekognisi teladan-teladan pengelola hutan dan sebuah langkah penting dan sebuah langkah penting untuk grass root management yang dilakukan LHK.

Baca juga: Kampung Juaq Asa Kutai Barat Wakili Kalimantan Timur Lomba Pokdarwis di Tingkat Nasional

Inilah para teladan dan penerima penghargaan di sektor yang harus diapresiasi.

Walaupun biasanya diumumkan pada sidang tahunan MPR RI setiap 16 Agustus, tetapi kali ini diadakan secara virtual, karena kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi sekarang.

“Saya kira tidak mengurangi marwah dari acara ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah serta lembaga-lembaga lain yang mendampingi masyarakat, sehingga dapat mendorong adanya upaya pengelola serta perlindungan untuk kawasan hutan,” ucapnya.

Jadi Pekerjaan Rumah

Terpisah, Kepala Kampung Juaq Asa Adrianus mengatakan, dengan mendapat terbaik dua apresiasi wana lestari kategori pengelola hutan adat ini menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk meningkatkan dan mengembangkan di Hutan Adat Hemaq Beniung.

Baca juga: Harumkan Nama Kubar, Kampung Juaq Asa Wakili Kaltim Berlaga di Lomba Pokdarwis Nasional

Bukan saja dalam hal pengelolaan dan juga pemberdayaan masyarakatnya ke depan, sehingga memberikan berdampak kesejahteraan bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi kado bagi Kaltim, secara khusus Kabupaten Kubar, karena hutan adat tersebut berada di wilayah administrasi Kubar,”ujarnya.

Adrianus menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov Kaltim, Pemkab Kubar, masyarakat Kampung Juaq Asa serta semua pihak yang sudah membantu dan berkontribusi bersama-sama mengembangkan serta mengelola supaya Hutan Adat Hemaq Beniung ini tetap lestari.

Diketahui, Hutan Adat Hemaq Beniung ini, memiliki luas lahan sekitar 48,85 hektare dan hutan ini dijaga setiap hari oleh personil Satpol PP Kubar.

Baca juga: Terpilih Mewakili Kaltim, Ini Pesan Bupati Kubar Kepada Karang Taruna Juaq Asa

“Hutan adat ini akan dikembangkan dan dikelola menjadi hutan pendidikan dan sarana penelitian kedepan, sehingga memberikan dampak kepada pemuda-pemuda di Kubar, terutama di kampung,”terangnya. (hms6/adv/NAW)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved