Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Gerakan Solidaritas Nasional Penanganan Covid-19, Kepedulian Terus Mengalir

Gerakan Solidaritas Nasional Penanganan Covid-19 di Kaltim sudah berjalan dengan baik. Kepedulian perusahaan untuk membantu penanganan Covid-19 terus

Editor: Diah Anggraeni
Humasprov Kaltim/Yuvita Indrasari
Gubernur Katim H Isran Noor saat menerima secara simbolis bantuan dari Direktur CSR PT BBE Mulyawan Margadana, Jumat (20/8/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Gerakan Solidaritas Nasional Penanganan Covid-19 di Kaltim sudah berjalan dengan baik.

Kepedulian perusahaan untuk membantu penanganan Covid-19 terus mengalir.

Berbagai bantuan diberikan baik berupa alat kesehatan, alat pelindung diri (APD), obat dan vitamin, sembako bahkan dana segar.

Kepedulian mereka tentu saja untuk membantu pemerintah mengatasi persoalan kesehatan maupun dampak ekonomi dari pandemi yang secara langsung dirasakan masyarakat.

Baca juga: Ratusan Anak di Kaltim Mendadak Yatim Piatu karena Covid-19, Isran Noor Beri Santunan Rp 2 Juta

Pada Jumat (20/8/2021) misalnya, Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menerima secara simbolis bantuan yang diserahkan Direktur CSR BBE Group (Indexim, PT Bukit Baiduri Energi dan Kutai Makmur), Mulyawan Margadana.

Bantuan tersebut berupa uang tunai senilai Rp 1,5 miliar, 25 unit alat oksigen konsentrator, dan 3.000 unit alat pelindung diri (APD) untuk tiga wilayah yaitu Samarinda, Kutai Kartanegara dan Kutai Timur.

Bantuan diserahkan kepada Gubernur Isran Noor selaku ketua umum Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Mulawarman Samarinda.

Di mana bantuan itu akan disalurkan melalui IKA Unmul Samarinda kepada masyarakat di seluruh wilayah Kaltim.

"Saya selaku kepala daerah dan mewakili masyarakat Kaltim mengucapkan terima kasih. Ini pertama kali kami dapat bantuan seperti ini. Jadi apa yang paling dirasakan masyarakat terdampak Covid-19 adalah dalam bentuk sembako, ini sangat dibutuhkan. Kami melalui kegiatan IKA Unmul ini melakukan gerakan bersama untuk bagaimana berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltim," kata Isran Noor.

Dijelaskan, pihaknya terus melakukan pendataan khususnya bagi masyarakat terdampak Covid-19 yang tidak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS ) dalam rangka membantu meringankan beban kehidupan sehari-hari mereka.

"Bantuan yang diterima berupa uang tidak hanya didistribusikan di tiga daerah tersebut tetapi ke daerah lain juga supaya ada pemerataan distribusi. Melalui IKA Unmul bantuan akan disampaikan kepada masyarakat dan pertanggungjawabannya dilaporkan kepada pemberi sumbangan," jelas Isran Noor.

Baca juga: Apel Kehormatan dan Renungan Suci, Isran: Rela Berkorban dan Bertanggung Jawab

Direktur CSR BBE Group Mulyawan Margadana mengungkapkan total bantuan yang diserahkan adalah berupa dana senilai Rp 3,5 miliar, alat oksigen konsentrator 45 unit, dan APD 3.000 unit.

"Kami menyampaikan donasi serta bantuan kepada pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan melawan penyebaran Covid-19. Kami juga terus bersinergi dengan semua pihak untuk membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19," ungkapnya.

Tampak hadir Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Hj Padilah Mante Runa, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Kaltim HM Syafranuddin, pengurus IKA Unmul Hj Ismiati, Kepala Dinas ESDM Kaltim Christianus Benny, serta jajaran manajemen BBE Group.

Beberapa hari sebelumnya, Gubernur Isran Noor juga menerima bantuan dari ITM Group senilai Rp 11,34 miliar. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved