Aplikasi
Facebook Bakal Rilis Ulang Fitur Voice dan Video Call yang Sempat Hilang, tak Perlu Lewat Messenger
Facebook rilis ulang fitur voice dan video call yang sempat hilang. Untuk melakukan panggilan suara ataupun video tak perlu lewat Facebook Messenger
Karena masih berupa pilihan, ini mengindikasikan bahwa fitur enkripsi ujung-ke-ujung di voice dan video call Facebook Messenger kemungkinan harus diaktifkan secara manual oleh pengguna.
Jadi, buruan aktifkan fiturnya sekarang.
Kendati demikian, Facebook tidak memberikan detail langkah-langkah untuk mengaktifkan fitur enkripsi ujung-ke-ujung di voice dan video call Facebook Messenger.
Yang jelas, Facebook mengatakan, keputusan menyertakan pilihan lapisan keamanan enkripsi ujung-ke-ujung pada video dan voice call di Facebook Messenger ini, tak lepas dari adanya lonjakan penggunaan dua fitur tersebut.
Menurut Facebook, selama 2020, ada lebih dari 150 juta panggilan video dan audio dalam sehari di Facebook Messenger.
Baca juga: Ternyata Fitur Read di WhatsApp, Facebook Messenger dan iMessage Bisa Dimatikan, Ini Caranya
"Untuk itu kami memperkenalkan panggilan ke mode obrolan ini sehingga Anda dapat mengamankan panggilan audio dan video Anda dengan teknologi yang sama (E2EE) ini, jika Anda mau," tulis Kricheli, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman Messenger News Facebook, Sabtu (14/8/2021).
Di samping itu, Facebook juga mengumumkan akan melakukan uji coba end-to-end encryption untuk melindungi pesan yang ada di Group Messenger dan Direct Message (DM) Instagram dalam waktu dekat.
Tidak akan dilindungi E2EE secara default hingga 2022
Facebook Inc, yang menaungi media sosial Facebook, Instagram, dan WhatsApp, agaknya memiliki prioritas yang berbeda-beda dalam menyediakan enkripsi ujung-ke-ujung pada layanannya.
Pasalnya, percakapan di platform pesan instan WhatsApp sudah sejak lama dilindungi oleh E2EE secara default.
Hal ini berbeda dengan percakapan yang terjadi di DM Instagram dan Messenger yang belum dienkripsi secara default.
Memang sebelumnya, Facebook telah mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa mengamankan percakapan pengguna di layanan Facebook Messenger dan DM Instagram dengan enkripsi ujung-ke-ujung sepenuhnya, hingga 2022 mendatang.
Tidak dijelaskan alasan pastinya.
Namun, dalam sebuah posting di blog resminya pada April lalu, Facebook mengatakan E2EE merupakan proyek jangka panjang perusahaan.
Untuk tahun ini sendiri, Facebook mengatakan belum dapat menghadirkan E2EE secara default pada pada layanan Messenger dan DM Instagram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/facebook-bakal-rilis-ulang-fitur-voice-dan-video-call-yang-sempat-hilang-tak-perlu-lewat-messenger.jpg)