Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Berita Paser Terkini

Forum Genre Paser Gencar Sosialisasi Permasalahan Remaja

Meski suasana pandemi Covid-19, para pemuda di Kabupaten Paser yang tergabung dalam Forum Generasi Berencana (Genre) tetap gencar mensosialisasikan

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Ketua Forum Genre Paser Aditya Pramesh, saat menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada pemateri usai kegiatan workshop, berupa ikat kepala khas Kalimantan, buku dari BKKBN. TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Meski suasana pandemi Covid-19, para pemuda di Kabupaten Paser yang tergabung dalam Forum Generasi Berencana (Genre) tetap gencar mensosialisasikan permasalahan remaja melalui daring.

Salah satu hal yang dilakukan yaitu, mengadakan kegiatan workshop dengan mengsung tema 'Tentang Kita'. Rabu (25/8/2021).

Ketua Forum Genre Paser Aditya Pramesh mengatakan, workshop tersebut mensosialisasikan terkait permasalahan remaja, 

"Meski di tengah pandemi, semangat kita jangan sampai surut, jangan sampai pandemi ini menjadi penghalang bagi kita untuk terus bergerak," kata Aditya.

Menurutnya, generasi muda harus memahami seputar persoalan remaja mulai dari kesehatan dan hak-hak reproduksi, hingga bahaya pergaulan remaja dan narkoba.

Baca juga: Buka Grand Final Apresiasi Duta Genre, Gubernur Isran: Remaja Kunci Pengembangan Generasi Muda

Workshop yang digelar selama dua hari sejak Sabtu 20 Agsutus 2021 lalu, membahas tentang bahaya pergaulan remaja, narkotika, psikotropika dan zat adiktif (Napza), Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), hingga triad Genre.

"Bahaya itu semua tetap berisiko bagi remaja Kabupaten Paser, yang harus dihindari meski di tengah pandemi Covid-19 saat ini," ujarnya.

Sejak tahun 2001, Genre Paser telah mendirikan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah pengawasan terhadap kesehatan dan hak-hak reproduksi dalam program Keluarga Berencana (KB).

Workshop bertema ‘Tentang Kita’ merupakan salah satu revitalisasi program Genre yang dikembangkan dalam upaya menguatkan pendidikan sebaya dan konselor sebaya pada PIK Remaja.

Kegiatan itu, diikuti oleh 8 PIK Remaja, 4 OSIS, dan dibuka untuk umum dengan kuota peserta 50 orang.

Baca juga: PIK R Menolak Narkotika, Nikah Dini dan Pergaulan Bebas, Generasi Muda Harus Berwawasan Genre

"Harapan kami, peserta yang mengikuti workshop dapat memahami tentang informasi bahaya dalam kehidupan remaja, sehingga dapat menyampaikannya kepada rekan-rekan dan teman-teman sejawatnya," imbuh Adhitia.

Terpisah, Kabid Keluarga Berencana, Kesejahteraan dan Ketahanan Keluarga pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluaga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Paser, Achmad Rusdiansyah, berharap remaja juga harus memahami tentang pengasuhan anak sebelum memutuskan untuk menikah.

"Pengasuhan bukan hanya saat anak lahir, tapi sebelum lahir disiapkan untuk mencegah risiko stunting pada pertumbuhan dan perkembangan anak," jelasnya.

Menurutnya, stunting terjadi karena masih terbatasnya pemahaman remaja tentang penyakit tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved