Berita Samarinda Terkini
Pemkot Samarinda Raih Penghargaan Terbaik Se-Kalimantan Pengendalian Inflasi
Walikota Samarinda Andi Harun mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pengendalian inflasi tahun 2021, Rabu (25/8/2021) siang secara virtual
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Walikota Samarinda Andi Harun mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pengendalian inflasi tahun 2021, Rabu (25/8/2021) siang secara virtual.
Andi Harun hadir, didampingai Sekkot Samarinda, Sugeng Chiruddin, di Command Centre Diskominfo Samarinda.
AH sapaan karibnya Walikota Samarinda, mengakui bahwa kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Ia mengakui bahwa di tahun 2020 Kota Samarinda mendapatkan pengharagaan sebagai kota terbaik di seluruh Kalimantan dalam hal pengendalian inflasi daerah.
Baca juga: PPKM Level 4 di Samarinda, Pengunjung Mal Wajib Punya Kartu Vaksin atau Hasil Swab PCR
"Tadikan ada tingkat kabupaten/kota ada juga tingkat provinsi, dan kita Samarinda sebagai kota terbaik se Kalimantan pengendalian inflasi," jelasnya.
Sementara itu, ditambahkan Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bagian Perekonomian dan Sumber, Dinvi Kurniadi terkait Samarinda mendapatkan penghargaan sebagai kota terbaik se Kalimantan pengendalian inflasi daerah.
"Tadi diberikan reward di 2020 menjadi pengendalian inflasi terbaik. Pada 2020 itu kita di Kaltim satu koma sekian persen full inflasinya.
Sedangkan posisi kita di Bulan Juni 2021 ini, mengalami inflasi nol koma sekian persen, dan di Juli 2021 mengalami inflasi 0,01 persen," jelasnya.
Menurutnya ini berada ditahap yang cukup aman, deflasinya tidak terlalu terlalu terjun bebas dan inflasi nya masih tertangani dengan baik yakni 0,1 persen.
Karena katanya, batas aman itu adalah 3,5 persen, hal tersebut telah ditentukan dari Pemerintah pusat.
"Hal itulah yang membuat Kota Kota Samarinda sebagai TPID terbaik nasional untuk wilayah Kalimantan," ungkapnya.
Dirinya juga membeberkan mengapa Samarinda bisa bertahan di nol koma sekian persen.
TPID ini merupakan gabungan dari beberpa Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD), dan juga Bank Indonesia (BI).
Baca juga: Samarinda Terapkan PPKM Level 4 dengan Relaksasi Bertahap, Resepsi Pernikahan Boleh Digelar
Pihaknya melakukan sinkronisasi, terkait dengan informasinyang disampaikan. Misal mulai naik terkai cabe, maka Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sudah mulai bergerak.
"Artinya mereka mengecek ke lapangan siapa yang bermain atau kendala apa, sehingga terjadinya infalasi. Maka ditindaklanjuti," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/andi-harun-saat-diwawancarai-di-balaikota-samarinda-rapu-2582021.jpg)