Kamis, 23 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Diduga Overdosis Obat Kuat, Seorang Kakek Tewas di Kamar Hotel usai Berkencan

Seorang Kakek berinisial SL (51), ditemukan tewas di sebuah hotel yang berada di Jalan Pulau Kalimantan, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota

Penulis: Rita Lavenia |
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
SL (51), seorang kakek, mendadak ambruk di kamar hotel di Jalan Kalimantan, Sabtu (28/8/2021) usai berkencan dengan seorang wanita penghibur. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang kakek berinisial SL (51), ditemukan tewas di sebuah hotel yang berada di Jalan Pulau Kalimantan, Kelurahan Pelabuhan, Kecamatan Samarinda Kota, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (28/8/2021).

Dari keterangan AA (40), saksi sekaligus teman kencan korban, pada pukul 09.00 WITA korban mengajak check in di salah satu hotel di kawasan tersebut.

Kemudian pada pukul 09.45 WITA, mereka lantas memasuki kamar bernomor 117 lantai 2 hotel.

AA mengaku dirinya dan korban sempat mengobrol, lalu pada pukul 10.00 WITA korban dan AA lantas melakukan hubungan layaknya suami istri di ujung kasur.

"Pas selesai kita mau baring, eh saya lihat matanya sudah melotot sambil pegang dadanya dan ambruk," jelas AA.

Baca juga: Tak Terlihat 2 Hari, Lansia di Balikpapan Ditemukan Tewas Dalam Kamar Kos

Melihat keadaan tersebut, AA langsung berlari ke bagian resepsionis dan melaporkan kondisi korban.

"Jadi saya langsung menghubungi Ketua RT 02 untuk menghubungi pihak kepolisian," tutur Ilung (38), seorang resepsionis, kepada petugas yang hadir.

Mendengar laporan tersebut, pukul 10.30 WITA, Unit Inafis Polresta Samarinda dibantu PMI dan para relawan Kota Samarinda langsung terjun ke lokasi kejadian untuk proses evakuasi.

Dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian, Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi menegaskan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Namun, Aipda Harry Cahyadi menjelaskan di salah satu sudut ruang kamar hotel tersebut ditemukan sebotol obat kuat khusus lelaki.

"Jadi dugaan sementara korban overdosis karena obat itu dosisnya tinggi, tapi jantungnya tidak kuat. Jadi mendadak kena serangan jantung," jelas Aipda Harry Cahyadi.

Baca juga: Pria Paruh Baya di Samarinda Seberang Ditemukan Tewas, Polisi: Tak Ditemukan Tanda Kekerasan

Harry menerangkan korban sehari-harinya bekerja sebagai seorang penjual tiket atau seorang calo di Pelabuhan Kota Samarinda.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian antara lain sebuah ponsel lipat berwarna hitam, dompet hitam, jam tangan, gelang tasbih, cincin 2 buah, uang tunai Rp 647 ribu, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Pengenal dan satu unit sepeda motor Suzuki SPY KT 3462 UH.

Tepat pukul 11.00 WITA, korban dievakuasi ke RSUD AW Syahranie Kota Samarinda untuk proses visum.

"Kita berkoordinasi dengan pihak Polsek Samarinda Kota untuk menghubungi keluarga korban yang ada di Parepare," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved