Breaking News:

Jembatan Mahakam Ditabrak

Kapal Tongkang Tabrak Pilar Jembatan Mahakam, Gubernur Isran Noor Sebut akan Beri Sanksi

Gubenur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor merespons terkait kabar Jembatan Mahakam yang ditabrak kapal tongkang, Senin (30/8/2021) pagi. 

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Gubernur Kaltim Isran Noor. Ia merespons terkait kabar Jembatan Mahakam yang ditabrak kapal tongkang, Senin (30/8/2021) pagi. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubenur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor merespons terkait kabar Jembatan Mahakam yang ditabrak kapal tongkang, Senin (30/8/2021) pagi. 

Ia mengaku baru mendengarkan informasi tersebut dari awak media.

Saat ini pihaknya menindaklanjuti insiden yang terjadi Senin tadi pagi.

Jika memang terbukti ada unsur kelalaian dan kesengajaan, maka akan mendapatkan sanksi.

"Pasti kita tindak lanjuti. Ada sanksi segala macam kita evaluasi dulu, ada hal disengaja, lalai pasti ketahuan, kerja sama dengan pihak perhubungan," ucapnya.

Baca juga: Pemilik Tongkang yang Kandas tak Ajukan Izin ke Pelindo IV Samarinda Lintasi Kolong Jembatan Mahakam

Saat ini pihaknya masih belum ada rencana untuk merenovasi jembatan yang berumur 35 tahun tersebut.

"Tidak menghitung. Itu sepanjang bisa dipakai, dipakai saja dulu," ucap Isran Noor usai menghadiri Groundbreaking pembangunan gedung Denpom VI/I Samarinda.

Diberitakan sebelumnya, beredar video kapal tongkang menabrak pilar atau tiang jembatan Mahakam Samarinda, Senin (30/8/2021).

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Arih Frananta Filipus Sembiring.

Menurutnya hal tersebut dikarenakan tali seling penghubung antara kapal tongkang dengan tugboat putus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved