Rabu, 6 Mei 2026

Sopir Truk Demo

Tulisan-tulisan Unik Saat Aksi Solidaritas Sopir Truk di Samarinda, Bahas Janda hingga Rasa Malu

Aksi unjuk rasa para sopir menimbulkan kemacetan arus lalu-lintas di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Aksi unjuk rasa para sopir menimbulkan kemacetan arus lalu-lintas di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (1/9/2021). Para pengunjuk rasa membuat tulisan aspirasi yang dinilai unik. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Aksi unjuk rasa para sopir menimbulkan kemacetan arus lalu-lintas di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (1/9/2021).

Namun kehadiran ratusan sopir truk yang tergabung dalam Persatuan Leveransir Bahan Bangunan (PLBB) Kota Bontang dan Forum Gerakan Sopir Samarinda (FGSS) menarik perhatian masyarakat yang melintasi di kawasan unjuk rasa.  

Aksi demonstrasi berada di Jalan Poros Samarinda Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara. 

Bagaimana tidak, truk-truk yang biasanya mengangkut batu gunung tersebut turut membawa tulisan-tulisan aspirasi yang cukup mengocok perut.

Baca juga: Ratusan Truk Balik Kanan, Puluhan Pengendara dari dan ke Samarinda Terjebak Macet

Meski tidak menyeluruh, pengataman TribunKaltim.co mencoba mempotret tulisan yang dianggap menarik perhatian, dari yang kocak hingga harapan terdalam para sopir, versi TribunKaltim.co.

Simak sebagai berikut:

1. Hemm Janda lagi naik daun nih

Truk dengan nomor plat DW 8617 AG ini dengan menyampaikan aspirasi dengan cara yang tak biasa.

Truck bercat merah ini membawa tulisan "Mending Muat Janda, Aman. Daripada muat batu gunung ditangkap pemburu janda sejati".

Wah-wah siapa ini pemburu janda sejati?

2. Waah Rame nih Pengecap, eeeh Pengetap

Kali ini aspirasi berasal dari truck asal Kota Samarinda nih.

Truck dengan nomor KT 8039 WC ini membawa tulisan "Muat Baru Gunung Ditangkap, Pengetap Solar Dibiarkan, bukan main".

Baca juga: Sopir Truk Demo Buat Macet Lalu-lintas di Samarinda, Begini Pandangan Warga Pengguna Jalan

Karena diisukan banyak Pengetap atau pembeli eceran di SPBU Kota Tepian ini yang menyebabkan ketersediaan solar menjadi langka yang menyebabkan para sopir truck harus bersabar mengatri untuk mendapatkan bahan bakar solar.

Coba cek, SPBU di Kota Kalian aman tidak dari antrean panjang? 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved