Virus Corona di Berau

Bupati Berau Minta Masyarakat Tetap Harus Taat Prokes di Tengah Penyebaran Varian Delta

Adanya varian Delta di Kabupaten Berau, menjadi perhatian bagi Bupati Berau.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Bupati Berau, Sri Juniarsih.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB- Adanya varian Delta di Kabupaten Berau, menjadi perhatian bagi Bupati Berau.

Bupati Berau, Sri Juniarsih menjelaskan semua kembali kepada masyarakat, untuk ikut membantu agar kasus tidak semakin melonjak, yakni dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Saya tidak bosan ya mengingatkan, varian delta ini sangat cepat penyebarannya. Karena itu masyarakat harus pintar menjaga diri,” ungkapnya kepada TribunKaltim.Co, Kamis, (2/9/201).

Begitu juga pihak Pemkab akan berusaha untuk mempercepat kekebalan komunal yakni vaksinasi kepada masyarakat. Sejauh ini, capaian masih berada di angka 22 persen.

Ia mengimbau agar masyarkat juga gencar mencari vaksin darimanapun, bisa melalui Polres Berau ataupun penyedia dari instansi lainnya.

Baca juga: Disdukcapil Berau Percepat Dokumen Akta Kematian Pasien Positif Covid-19

Begitu juga, agar pihak perusahaan mempercepat vaksinasi gotong royong.

“Kalau alokasi vaksin berau sifatnya masih menunggu, jika ada stok, langsung disalurkan ke masyarakat dengan berbagai jenis yang diterima nantinya,” ungkapnya.

Begitu juga, jika masyarakat merasa sakit ataupun baru saja datang dari bepergian, Bupati menegaskan untuk melakukan karantina mandiri dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Sebab, varian delta sangat begitu cepat menyebar.

“Kalau sakit, segera berobat, jika ada gejala Covid-19 segera tes dan hubungi pihak puskesmas. Jangan sampai terlambat. Juga bagi pihak yang baru dari luar daerah, bagusnya karantina dulu,” tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya Dinas Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau resmi mengumumkan Covid-19 varian delta telah tersebar di Bumi Batiwakkal.

Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi menjelaskan sesuai dengan keluarnya press rilis tentang penyebaran varian delta.

Hal itu juga terlihat dengan kondisi di lapangan yang menyebabkan kenaikan kasus di Berau sangat pesat mencapai lebih dari 1.000 persen atau naik sebanyak 10 kali lipat.

“Tidak bisa dipungkiri, varian delta sudah masuk dan sangat mungkin tersebar di 13 Kecamatan,” bebernya.

Sebelumnya, Berau mengumpulkan 20 spesimen sampel positif ke Litbangkes Biomedis Kemenkes RI di Jakarta. Berdasarkan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WSG). Dengan hasil keseluruhan positif varian delta.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved