Virus Corona di Kaltara

Vaksinasi di Kaltara Sasar Mahasiswa untuk Percepat Herd Immunity, Target Capai 1.000 Orang

Hingga saat ini, realisasi percepatan vaksinasi bagi mahasiswa terus diupayakan Dinkes Provinsi Kaltara.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Utara, Agust Suwandy. Ia mengatakan vaksin Moderna saat ini belum diarahkan untuk usia remaja, sementara masih menggunakan Sinovac. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Hingga saat ini, realisasi percepatan vaksinasi bagi mahasiswa terus diupayakan Dinkes Provinsi Kaltara.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara, Agust Suwandy mengatakan, di Provinsi Kaltara sendiri, sudah ada dua kampus yang melaksanakan vaksinasi bagi mahasiswa dan dosen pengajarnya, yakni Universitas Borneo Tarakan dan Universitas Kaltara di Kabupaten Bulungan.

Dalam rangka perecepatan vaksinasi, lanjutnya, mahasiswa juga menjadi target pihaknya, seperti belum lama ini digelar di Universitas Borneo Tarakan.

Target sebanyak 1.000 mahasiswa bersama dosen menjadi sasaran vaksinasi.

“Juga ditambah 100 orang kategori remaja,” ujar Agust Suwandy.

Baca juga: Vaksinasi Moderna Bagi Masyarakat Digelar RSUD Tarakan, Antrean Tembus 12 Ribu Orang

Dengan vaksinasi yang dilakukan Universitas Borneo Tarakan, diharapkan bisa membantu meningkatkan cakupan vaksinasi di Tarakan dan mempercepat terbentuknya herd immunity.

Sementara itu, untuk Bulungan mulai dilakukan vaksinasi bulan Juli 2021 lalu.

“Dan di Agustus dilaksanakan vaksinasi dosis kedua. Selanjutnya vaksinasi ke depannya harus bisa menyasar pelajar dan mahasiswa lainnya,” ujarnya.

Untuk vaksinasi remaja ini diperuntukkan mereka yang sudah duduk di bangku SMA.

Sejauh ini persentase vaksinasi masih 5 persen untuk usia 12-17 tahun. Adapun jenis vaksin yang digunakan saat ini adalah vaksin Sinovac.

“Nama vaksinnya itu vaksin Covid-19 Biofarm,” ujarnya.

Ia menambahkan, Moderna saat ini belum diarahkan untuk usia remaja, sementara masih menggunakan Sinovac.

“Nanti Pviser baru bisa. Moderna belum ada petunjuk teknis di bawah 18 tahun,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved