Kamis, 30 April 2026

Ibu Kota Negara

Tol Balsam Balikpapan Samarinda Muncul, Berpotensi Tumbuh Pabrik-pabrik Industri Baru

Keberadaan Tol Balikpapan Samarinda atau Tol Balsam yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi

Tayang:
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi gerbang Tol Manggar Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa hari yang lalu.  

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Keberadaan Tol Balikpapan Samarinda atau Tol Balsam yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi, ke depan akan memberi efek ke bidang ekonomi. 

Posisi Tol Balsam yang didukung atau dekat dengan infrastruktur bandara udara dan pelabuhan, tentu saja akan berdampak tumbuhnya ekonomi baru di Kalimantan Timur

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Timur, Bakrie Hadi kepada TribunKaltim.co saat ditemui di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (7/9/2021). 

Dia menegaskan, di seputaran Tol Balsam, berpotensi tumbuh pabrik industri-industri, yang mempermudah proses pengantaran.

Baca juga: Tol Balsam Seksi 1 dan 5 Masih Gratis, Peminat Tol Meningkat di Akhir Pekam

Pasalnya, masih banyak tanah yang menurutnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis. 

"Ketika ada beberapa titik pembangunan properti berdiri, makin banyak orang yang memanfaatkan jasa tol ini," katanya. 

Hal tersebut, lanjutnya jadi peluang besar. Kerja sama bisa dibangun dengan pengelola Tol Balsam tersebut. Terutama dalam melakukan kegiatan bisnis.

"Sayang sekali, kalau tol tidak dimanfaatkan. Apalagi menggunakan tol bisa memangkas waktu perjalanan dari Balikpapan ke Samarinda, atau sebaliknya," imbuh Bakrie.

Baca juga: Ganti Rugi Lahan Tol Balsam Ditarget Rampung Tahun Ini, Rahmad Masud Sebut Paling Lama 3 Bulan

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah meresmikan seksi 1 dan 5, yang merupakan jalur terakhir dari Jalan Tol Balsam.

Jalan tol seksi 1, menghubungkan rute kilometer 13 Balikpapan-Samboja Kukar, sejauh 22 kilometer menjadi bagian dari Pemprov Kaltim. 

Sedangkan seksi 5 ditangani konsorsium Beijing Urban Construction Grup dan PT Wijaya Karya (Wika).

Konsorsium ini berjalan enam tahun terakhir, dalam pengerjaan jalan yang menghubungkan gerbang Manggar di kilometer 13.

Baca juga: Diresmikan Presiden Jokowi, Tol Samboja-Balikpapan Gratis 2 Pekan

Adapun jaraknya sepanjang 9 kilometer, mempergunakan alokasi pinjaman dana Tiongkok sebesar Rp 848 miliar. 

Sedangkan dua tahun lalu, Presiden Jokowi sudah meresmikan jalan tol sama tetapi area berbeda, yaitu seksi 2, 3, dan 4.

Bagian tol itu menghubungkan rute Samboja Kutai Kartanegara-Palaran Samarinda sepanjang 68 kilometer.

Pembangunan jalan tol rure ini menjadi tanggung jawab PT Jasa Marga (Persero).

Mengingat perusahaan BUMN ini berpengalaman dalam membangun dan mengoperasikan jalan tol di Indonesia. (*) 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved