Selasa, 14 April 2026

Terlalu Fokus Main Ponsel, Wanita di Jepang Tewas Dihantam Kereta Api

Seorang wanita berusia 31 tahun di Jepang tewas usai dihantam kereta api.

Editor: Samir Paturusi
net
Ilustrasi tewas-Seorang wanita berusia 31 tahun di Jepang tewas usai dihantam kereta api. 

Sebanyak 17 kereta berhenti di Stasiun Tobu-Nerima, naik turun dalam satu jam mulai pukul 19.00. Namun beberapa kereta melewati stasiun seperti kereta ekspres dan kereta cepat, dan menemukan penghalang sering turun selama waktu ini.

Waktu yang dibutuhkan untuk menyeberang sekitar 2 hingga 3 menit setiap kali, tetapi alarm terkadang berbunyi saat penghalang naik.

Mungkin mereka sedang terburu-buru, dan beberapa dari mereka melewati penghalang.

"Sangat mungkin seorang wanita salah paham bahwa dia berada disangka ada di luar perlintasan kereta api. Itu sebabnya dia berdiri terus di situ dan akhirnya dihajar kereta api," ungkap Profesor Yoshikuni Edakawa dari Universitas Waseda akrab dengan hubungan antara operasi smartphone dan otak.

"Suara alarm menjadi "setiap hari" dan kesadaran akan tempat berbahaya memudar, dan keyakinan bahwa "aman untuk mengikuti orang di depan" tumpang tindih, jadi saya pikir dirinya mungkin terlalu asyik dengan smartphonenya sambil berjalan."

Akibatnya, situasi di sekitarnya menjadi tidak terlihat, dan mungkin saja dia berhenti di perlintasan kereta api sebagai respons terhadap penghalang yang kebetulan berada di matanya.

"Wanita punya ide bagus bahwa mereka harus berhenti ketika penghalang itu turun, dan saya pikir itulah yang terjadi dalam tindakan mereka. Tapi asyik dengan smartphone mereka, lupa memberi tahu di mana mereka sekarang. Sangat mungkin dia tidak menilai hal itu." ujarnya.

Baca juga: Terjawab Penyebab Blok Narkoba Lapas Tangerang Terbakar, 41 Warga Binaan Tewas, Napi Lainnya Trauma

Profesor Edagawa menunjukkan bahwa mekanisme otak memiliki pengaruh besar dalam hal ini.
Menurut profesor, ketika berbagai informasi masuk pada satu waktu, otak tidak dapat memproses semua pada saat yang sama dan mencoba untuk memilih dan mengenali hanya satu.

Pada saat itu, jika ada informasi yang sangat menarik seperti layar smartphone, otak akan kewalahan dengan pemrosesan, dan bahkan jika informasi lain masuk, tidak mungkin untuk mengenali "apa artinya info lain yang masuk itu.".

Dengan kata lain, dia mungkin telah mendengar klakson tetapi tidak menyadari bahwa itu adalah sinyal bahaya baginya, tambah sang profesor lagi. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gara-gara Ponsel, Wanita Jepang Tewas Dihantam Kereta Api, https://www.tribunnews.com/internasional/2021/09/09/gara-gara-ponsel-wanita-jepang-tewas-dihantam-kereta-api?page=all

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved