Senin, 13 April 2026

Virus Corona

INILAH Cara Memperbaiki Data yang Salah di Sertifikat Vaksin, Cukup Kirimkan Email ke Alamat Ini

Instagram @kemenkes_ri menjelaskan, masyarakat yang belum menerima sertifikat vaksin bisa mengirimkan email ke alamat sertifikat@pedulilindungi.id.

Editor: Ikbal Nurkarim
Pedulilindungi.id
Contoh sertifikat vaksin - Segera download sertifikat vaksin secara online, dan buka link Pedulilindungi.id atau klik link SMS dari 1199. inilah cara muda mengubah data jika ada kesalahan data dalam sertifikat vaksin. 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut solusi jika data pada sertifikat vaksin mengalami kesalahan.

Seseorang yang yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 akan mendapat bukti vaksin berupa sertifikat vaksin.

Masyarakat yang telah melakukan vaksinasi juga akan mendapat SMS dari nomor 1199 dan akan dikirimi link untuk mencetak sertifikat vaksin.

Apabila tidak mendapat SMS dari 1199, masyarakat bisa mengeceknya di situs PeduliLindungi.id maupun lewat aplikasinya.

Jika sudah muncul di aplikasi, maka bisa diunduh atau langsung digunakan untuk keperluan yang mewajibkan kartu vaksin tersebut.

Baca juga: Muncul Situs Pedulilindungi Palsu, Begini Cara Membedakan dengan Website yang Asli

Baca juga: NEWS VIDEO Muncul Situs PeduliLindungi Palsu, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

Baca juga: NEWS VIDEO Viral PeduliLindungi Eror, Penumpang di Bandara Adi Soemarmo Menumpuk

Untuk masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi, tapi belum menerima sertifikat vaksin, maka bisa mengirimkan data ke alamat email sertifikat@pedulilindungi.id.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mendukung penerapan penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi calon penumpang transportasi umum.

Aplikasi PeduliLindungi telah ditetapkan sebagai platform resmi untuk mengunduh sertifikat vaksin.

Nantinya, sertifikat vaksin itu digunakan sebagai syarat untuk bepergian selama masa pandemi.

Selama ini, PeduliLindungi juga sudah menjadi aplikasi wajib untuk memasuki beberapa area khusus, seperti mall dan restoran.

Ke depannya, tak cuma dua area tersebut yang mewajibkan pengguna untuk memiliki aplikasi PeduliLindungi.

Akan tetapi, para calon penumpang transportasi umum juga harus mempunyai aplikasi tersebut.

Namun bagaimana jika sudah menerima sertifikat vaksin tetapi datanya terdapat kekeliruan, bagaimana cara memperbaikinya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui akun Instagram-nya @kemenkes_ri menjelaskan, masyarakat yang belum menerima sertifikat vaksin bisa mengirimkan email ke alamat sertifikat@pedulilindungi.id.

Pun demikian jika pada sertifikat vaksin terdapat kesalahan data, maka bisa menyampaikan kendala tersebut melalui email.

Baca juga: Aplikasi PeduliLindungi Dijamin Aman, Luhut: Data Disimpan Kemenkominfo juga Keamanan Dibantu BSSN

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved