Breaking News:

Berita Paser Terkini

Disporapar Paser Bakal Membenahi Objek Wisata Secara Bertahap, Gunung Boga Prioritas

Fokus pengembangan sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Paser menetapkan beberapa wilayah sebagai kawasan strategis.

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Muksin. TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Fokus pengembangan sektor pariwisata, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Paser menetapkan beberapa wilayah sebagai kawasan strategis.

Dalam pengembangan pariwisata tersebut tidak secara parsial, artinya dilakukan secara bertahap karena banyaknya objek wisata yang ada di Kabupaten Paser.

"Kita lakukan pengembangan secara bertahap, dengan menuntaskan satu persatu objek wisata setiap tahunnya kalau bisa langsung diproyeksikan," kata Muksin, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser. Selasa (14/9/2021).

Rencananya, tahun 2022 mendatang pemda bakal fokus membangun sarana dan prasarana objek wisata Gunung Boga yang ada di Desa Luan Kecamatan Muara Samu.

Dengan harapan, segala sarana prasarana yang dapat memadai untuk para wisatawan, karena Gunung Boga merupakan salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Paser.

Baca juga: AAMU Serahkan Lahan Gunung Boga ke Pemkab Paser, Tahun Depan Digelar Paralayang Internasional.

Baca juga: Gunung Boga Peringkat Dua Nasional, Hanya Terpaut 0,2 Persen dari Perolehan Suara Peringkat Ketiga

Baca juga: 60 Wisman Akan Berwisata ke Gunung Boga, Asnawi Berharap Perbup Paser Akomodir Industri Pariwisata

"Objek wisata ini sudah dikenal luas di luar Paser, untuk kenyamanan wisatawan saat berkunjung, kami akan memfokuskan pembenahan di objek wisata tersebut," jelasnya.

Selain itu, Pemkab Paser juga bakal melakukan pembenahan di beberapa wilayah starategis objek wisata yang telah ditetapkan.

Salah satunya, objek wisata Taman Hutan Raya atau Tahura Lati Petangis, Kecamatan Batu Engau, yang rencananya akan dilakukan pembenahan sarana dan prasarana di tahun 2023 mendatang.

"Tidak hanya sampai disitu, wisata Pantai Pasir Mayang juga akan kita benahi, dan rencananya di desa sungai tuak akan kita bangun objek wisata terpadu, yang nantinya akan bekerjasama dengan pemerintah provinsi untuk pengerjaannya," jelas Muksin.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Daerah untuk membuka objek wisata di Kabupaten Paser, mengingat Paser masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

"Belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Daerah untuk membuka secara umum objek wisata di Paser," pungkas Muksin. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved