Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Bencana Kebakaran Terdeteksi Lebih Cepat, DPRD Kaltim Apresiasi Peluncuran ASAP Digital Nasional

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun memberikan apresiasi kepada Polri yang telah memprakarsai deteksi dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun (kedua dari kanan) saat menghadiri acara launching Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian Digital Nasional secara virtual di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun memberikan apresiasi kepada Polri yang telah memprakarsai deteksi dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan diluncurkannya Aplikasi Sistem Analisa Pengendalian (ASAP) Digital Nasional, Rabu (15/9/2021) kemarin.

Samsun berharap dengan ASAP Digital Nasional ini, bencana kebakaran bisa terdeteksi lebih cepat sehingga penanganannya juga lebih cepat.

"Bukan hanya kebakaran sebetulnya, tapi juga bencana yang lainya bisa segera diketahui dan diatasi. Sehingga tidak menimbulkan korban dan kerugian yang cukup besar," ujarnya saat menghadiri acara launching ASAP secara virtual di Gedung Mahakam Polda Kaltim.

Baca juga: Jalan 6 Kecamatan di Kutim Rusak Parah, Safuad Minta Pemerintah Segera Tindak Lanjuti Keluhan Warga

Politikus PDI Perjuangan ini juga mengucapkan terima kasih kepada Polri dan jajarannya serta seluruh pihak terkait atas inisiasi transformasi penanggulangan karhutla menggunakan aplikasi ASAP Digital Nasional, yang tentunya dengan inovasi ini pelaksanaan penanggulangan karhutla akan lebih optimal.

"Informasinya, Kaltim baru memilik satu kamera pemantau ini. Nah, mengingat luas wilayah Kaltim yang cukup luas, sehingga kedepannya alat pemantau ini dapat ditambah dan disebar ke sejumlah daerah di Kaltim," harapnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya mengatakan, aplikasi ini diharapkannya bisa mempercepat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh daerah.

Ia juga mengungkapkan, ASAP digital nasional ini nantinya bakal berintegrasi dengan aplikasi penanganan karhutla yang dimiliki oleh kementerian-lembaga, BUMN dan polda jajaran serta pemerintah daerah yang tersebar di seluruh daerah.

Senada dengan Kapolri, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan, selain mempercepat penanganan dan pencegahan karhutla, ASAP Digital Nasional juga untuk mempermudah melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Baca juga: Dewan Berharap Kawasan Industri Dongkrak Ekonomi Kaltim

Diketahui, selama tahun 2021 telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia seluas 105.791 ha dengan titik api sebanyak 800 titik.

Presiden Joko Widodo juga memberikan perhatian khusus terhadap dampak dari kerusakan yang disebabkan oleh karhutla tersebut.

Adanya ASAP Digital Nasional ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mengetahui secara cepat atau real time di mana titik api.

Dengan begitu pencegahan maupun penanganan karhutla dapat segera dilakukan oleh petugas. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved