CPNS 2021

Dua Kali Tes CPNS tak Lolos, Ini Kisah Guru Honorer 18 Tahun di Perbatasan Nunukan

Meski usia terbilang tua, namun tak menyurutkan semangat ibu Beth Lun Lembudud (53), untuk jadi peserta seleksi PPPK Guru tahun 2021 di Nunukan

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Pelaksanaan seleksi PPPK Fungsional Guru tahun 2021 di SMKN 1 Nunukan, Senin (13/09/2021).TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

Beth Lun mendapat upah sebagai guru honorer per triwulan sebesar Rp1,5 juta.

Itupun tahun ini kata dia, baru mendapat satu kali gaji. Sementara suami Beth Lun merupakan seorang petani sayur.

Hal itu membuat Beth Lun terpaksa memilih untuk berdagang sayur keliling demi anaknya yang masih kuliah.

"Saya tahun ini baru dapat satu kali gaji sebesar Rp1,5 juta. Jadi saya kerja sampingan jual sayur keliling. Ngambilnya di hutan. Soalnya masih ada tanggungan anak satu masih kuliah di Yogyakarta," ungkap Beth Lun dengan suara terbatah-batah.

Selama seleksi PPPK di Nunukan, Beth Lun tinggal bersama keluarga. Meski begitu, jadwal seleksi PPPK yang sempat tertunda, membuatnya harus bolak-balik Krayan-Nunukan.

Baca juga: 941 Peserta Ikuti Seleksi Kompetensi PPPK Guru di Kabupaten Paser

Biaya pesawat yang ia keluarkan selama bolak-balik empat kali Krayan-Nunukan sebesar Rp2 juta. Belum lagi biaya rapid Antigen.

"Kalau ada jadwal pesawat, besok saya kembali ke Krayan. Saya sudah empat kali bolak-balik. Pulang pergi itu biaya Rp1 juta. Harga swab Antigen dari Long Bawan itu Rp150 ribu. Dari Nunukan Rp120 ribu kalau tidak salah," imbuhnya.

Beth Lun berharap kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kelulusan guru honorer di perbatasan RI-Malaysia.

"Saya berharap kepada pemerintah mau pertimbangkan kami guru honorer di perbatasan. Tentu saya juga berharap bisa lulus," pungkasnya.

Sekadar informasi, pagi tadi merupakan hari terakhir pelaksanaan seleksi PPPK Fungsional Guru tahun 2021 di SMKN 1 Nunukan.

Diketahui, sebanyak 4 peserta yang batal ikut ujian di hari terakhir lantaran terkonfirmasi positif Covid-19 atas hasil swab Antigen. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved