Senin, 18 Mei 2026

Virus Corona di Bontang

Antisipasi Muncul Klaster Pendidikan, Disdikbud Bontang Gencar Lakukan Monitoring Prokes selama PTM

Pemkot Bontang melalui Dinas Pendisikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus menggalakkan monitoring prokes ke sejumlah sekolah yang menerapkan Pembelajar

Tayang:
Penulis: Ismail Usman |
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Walikota Bontang, Basri Rase saat melakukan tinjauan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Negeri 4 Bontang. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Pemkot Bontang melalui Dinas Pendisikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus menggalakkan monitoring prokes ke sejumlah sekolah yang menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

Upaya ini bertujuan untuk memperketat pengawasan agar sekolah tidak abai terhadap prokes Covid-19.

Karena dari pantauan sementara, beberapa masih ditemukan yang lalai terhadap prokes.

"Yah, kita monitor terus biar tetap ingat prokes. Karena bagaimanapun kadang ada yang lupa," ujarnya, Selasa (21/9/2021).

Hasil dari monitoring di beberapa sekolah yang telah PTM, sejauh ini masih terpantau relatif aman.

Baca juga: Tunggu Persetujuan Walikota, 13 Madrasah di Bontang Siap Gelar PTM Terbatas

Baca juga: Persiapan PAUD Gelar PTM, Disdik Berau Akan Tinjau Kesiapan Sekolah dan Lakukan Evaluasi

Baca juga: Hari Pertama PTM di Samarinda, Guru Akui Siswa Belum Mengenal Sekolahnya

"Masih aman. Cuman kan ada yang kadang tidak patuh prokes. Misalnya, siswa ada yang buka masker tanpa sadar," ujarnya.

Sementara, Walikota Bontang, Basri Rase menegaskan agar sekolah wajib memperketat prokes ke siswa selama PTM.

Sebab kesehatan dengan pendidikan harus berjalan selaras.

“Pendidikan itu penting, tapi kesehatan tetap lebih utama,” ungkap Basri Rase saat dijumpai di SMPN 4 Bontang Barat.

Standar Operasional Prosedur (SOP) PTM masa pandemi dipastikan berjalan dengan menerapkan Prokes Covid-19 di setiap tingkatan sekolah.

Meski PTM belum maksimal, namun diyakini pelaksanaannya bisa membawa dampak positif dalam perkembangan dunia pendidikan ke depannya.

"Semoga PTM ini bisa berdampak positif bagi siswa kita. Dan semoga tidak ada klaster pendidikan," tuturnya.

Terdata saat ini sekolah yang sudah mendapat surat izin untuk PTM, terdiri dari 5 sekolah SMP yakni, SMPN 4, SMP Bahrul Ulum, SMPN 7, SMPN 9 dan SMP Darul Hikmah Boarding School (DHBS).

Baca juga: Tinjau Hari Pertama PTM di Samarinda, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fokuskan pada Learning Loss

Sepuluh Sekolah Dasar (SD) di antaranya, SDN 001 Bontang Utara, SDN 008 Bontang Utara, SDN 006 Bontang Utara, SDN 015 Bontang Selatan, SD IT As Syamil, SD IT Cahaya Fikri, SD Kreatif Muhammadiyah II, SD Nurul Fatah dan SDN 011 Bontang Utara. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved