Bayi Dikubur dalam Pot Bunga
Penemuan Jasad Bayi di Samarinda, Pemilik Kos Sebut Pelaku Tertutup dan Sering Menyendiri
NA (25) mahasiswi yang diduga mengubur bayinya sendiri yang sudah berusia 9 bulan, diketahui merupakan penghuni baru di salah satu rumah kos
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - NA (25) mahasiswi yang diduga mengubur bayinya sendiri yang sudah berusia 9 bulan, diketahui merupakan penghuni baru di salah satu rumah kos tiga lantai di Jalan Wolter Monginsidi, Gang 2, RT 22, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu.
Hal itu disampaikan langsung Arya (38), sang pemilik kos.
Kepada media Arya menerangkan, NA (25) baru masuk kos bernomor 202 tersebut sejak dua bulan lalu, dan merupakan mahasiswa asal Kota Bontang.
"Waktu masuk katanya mau penelitian. Kan di sini (indekos miliknya) banyak mahasiswi begitu. Karena memang kos ini khusus putri," terang Arya, Kamis (23/9/2021).
Terkait penemuan jasad bayi yang ditemukan di dalam salah satu kamar kos miliknya, ia mengaku tidak tahu menahu permasalahan tersebut.
Baca juga: Ditemukan Jasad Janin di Kamar Kosan Samarinda, Diduga Digugurkan oleh Ibunya
Baca juga: Kronologi Penemuan Janin di Sebuah Kamar Indekos Daerah Samarinda Ulu
Baca juga: BREAKING NEWS Warga Samarinda Ulu Digegerkan Penemuan Janin Bayi di Rumah Kos
Sebab saat jasad bayi tersebut ditemukan, dirinya masih di lokasi vaksinasi massal.
"Memang orangnya (NA) saya lihat tertutup dan selalu menyendiri. Mungkin karena banyak pikiran ya. Kan biasanya anak penelitian itu sebulan selesai tapi ini belum selesai-selesai," bebernya.
"Terakhir saya lihat dua atau tiga hari lalu, dan memang selalu pakai mukena," terangnya.
Sementara untuk perkembangan dugaan adanya upaya NA menghilangkan kandungannya, masih diselidiki oleh pihak kepolisian. (*)