Breaking News:

Berita DPRD Kalimantan Timur

Hadiri Pembukaan Pelatihan Pelatih Squash dan Karate, Seno Aji Targetkan Banyak Atlet Ikut PON Aceh 

Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menghadiri Pembukaan Pelatihan Pelatih Squash dan Karate se-Provinsi Kaltim sebagai persiapan atlet Pekan Olahraga

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas DPRD Kaltim
Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji saat pembukaan Pelatihan Pelatih Cabor Karate Lisensi Pratama dan Pelatih Squash Grade I yang yang diikuti 30 peserta. Kegiatan ini digelar di Hotel Grand Tjokro Balikpapan, Senin (20/9/2021).  

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji menghadiri Pembukaan Pelatihan Pelatih Squash dan Karate se-Provinsi Kaltim sebagai persiapan atlet Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 yang digelar di Hotel Grand Tjokro Balikpapan, Senin (20/9/2021).

Kegiatan yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim bertajuk "Pelatihan Pelatih Olahraga Squash dan Karate yang Berkualitas Menuju Prestasi Nasional" ini dibuka oleh Asisten I Setprov Kaltim, Muhammad Jauhar Effendi serta turut diikuti 30 peserta dan perwakilan OPD terkait.

Baca juga: Reza Fachlevi dan Ely Hartati Hadiri Musrenbang Desa Loh Sumber, Sinergikan Pembangunan sampai Desa

Dalam sambutannya, Seno Aji menyampaikan terima kasih pada Dispora Kaltim yang telah mengadakan kegiatan ini sehingga berjalan dengan baik.

Sebagai Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kaltim, Seno Aji menargetkan untuk mendudukkan banyak atlet masuk dalam PON Aceh pada 2024 mendatang.

Demikian juga dengan squash yang tahun ini sudah diupayakan.

"Kita sudah melakukan rapat dengan Menpora juga dengan PB PON, tapi ternyata secara politik kita tidak dapat melakukan itu karena pihak tuan rumah tidak memiliki atlet sama sekali," ucapnya.

Ia berharap semoga tahun ini setelah PON, ada beberapa atlet Kaltim yang bisa masuk pelatnas.

"Kita masih proses negosiasi dengan PB Fork," kata Seno Aji.

Baca juga: Samsun Hadiri Seminar Penguatan Sumber Daya Siber Nasional

Politikus Partai Gerindra ini menyebut bahwa venue merupakan hal yang sangat penting untuk pelatihan, maka tahun ini akan merenovasi dua venue squash yang ada di Samarinda.

Pada tahun ini juga merencanakan untuk venue karate.

"Kita akan membuat dojo Forki Kaltim di mana perencanaan sebesar 500 juta, yang akan dimasukkan di anggaran APBD, mudah-mudahan di perubahan disetujui," ujarnya.

Kemudian, ia berharap agar semua pelatih baik squash maupun karate yang hadir dapat menimba dan mengaplikasikan ilmu yang sudah didapat.

"Saya sebagai pimpinan DPRD akan memberikan dukungan penuh kepada Dispora dan KONI untuk bisa mendapatkan anggaran yang lebih besar bagi para atlet Kaltim untuk berkancah di tingkat nasional," pungkasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved