Berita Berau Terkini
Bupati Berau Lepas 550 Prajurit TNI AD untuk Bertugas Jaga Perbatasan RI-Malaysia
Sebanyak 550 prajurit Batalyon Armed 18/Komposit yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI – Malaysia berangkat bertugas menjaga perbatasan RI–Malaysia.
Penulis: Renata Andini Pengesti |
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Sebanyak 550 prajurit Batalyon Armed 18/Komposit yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI–Malaysia berangkat bertugas menjaga perbatasan RI–Malaysia.
Keberangkatan Satgas ini dilepas oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih pada Minggu (26/9/2021).
Mereka akan bertugas selama sembilan bulan ke depan.
Komandan Batalyon Armed 18/Komposit, Letkol Arm Yudhi Ari Irawan menuturkan, pasukannya yang berjumlah 550 orang akan menjaga perbatasan dari ujung Malinau hingga ke Nunukan, dengan sedikitnya dibagi menjadi 29 pos penjagaan sepanjang perbatasan.
“Sedikitnya dalam satu pos akan diisi 15 prajurit Armed,” jelasnya kepada TribunKaltim.co, Minggu (26/7/2021).
Baca juga: Masa Tugas Berakhir, Satgas Pamtas RI-Malaysia Serahkan Tangkapan Miras ke Bea Cukai Nunukan
Baca juga: Satgas Pamtas RI-Malaysia akan Kibarkan Bendera di Puncak Benteng Pertahanan di Nunukan
Baca juga: Danrem 092 Maharajalila Kaji Ulang Latihan Penyiapan Pratugas Satgas Pamtas Darat RI-Malaysia
Ia mengungkapkan, prajurit akan bertugas selama sembilan bulan, sejak 1 Oktober 2021 hingga Juni 2022 mendatang.
Ia mengaku, pasukannya telah dilatih mulai bulan Januari 2021 untuk persiapan penjagaan tersebut.
“Jadi sepanjang tahun kami terus berlatih tentang materi terkait penjagaan perbatasan yang didapatkan dari komando atas,” ucapnya.
Selama 12 tahun sejak Batalyon Armed 18/Komposit Berdiri, Yudhi mengaku ini merupakan kali pertama satuannya mendapat tugas menjaga perbatasan, dan ia akan berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan misi yang telah diberikan kepadanya dan satuan.
“Saya akan menjaga kepercayaan itu dengan cara berhasil, berhasil melaksanakan penugasan dan tidak ada pelanggaran. Intinya prajurit siap menjaga perbatasan RI-Malaysia,” tegasnya.
Sementara itu, misi yang akan dilakukan selama penugasan ini adalah patroli paok perbatasan dan menjaga lintas batas negara. Menurtnya, masih banyak penyelundupan barang illegal yang terjadi, seperti narkoba, miras dan tenaga kerja illegal.
Termasuk dengan menjaga agar tidak terjadi perambakan hutan di wilayah Indonesia.
“Saya akan kembali lagi, dan mohon doanya untuk seluruh pasukan saya yang berangkat dan kembali semoga utuh 550 orang,” sambungnya.
Ia menambahkan, selama penugasan, pihaknya masih meninggalkan puluhan prajurit untuk menjaga markas di Kabupaten Berau dan ibu persit, karena ada kurang lebih 300 ibu persit dan wilayah Berau yang harus pihaknya jaga.
“Jadi ada Komando Rumah (Korum) untuk menjaga batalyon,” tuturnya.
Baca juga: Satgas Pamtas RI-Malaysia Kembali Amankan Senjata Rakitan dari Warga Desa Panas Nunukan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bupati-berau-menghadiri-upacara-pelepasan-550-prajurit-tni-ad-dalam-penugasan-tribunkal.jpg)