Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Bupati Pimpin Rakordal Evaluasi Program, Manajemen Keuangan OPD Barometer Penentu Kinerja

Melakukan pengendalian pelaksanaan rencana dan evaluasi pembangunan secara periodik, Pemkab Kutai Kartanegara menggelar rapat koordinasi dan pengendal

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Bupati Kukar Edi Damansyah saat memimpin rapat koordinasi dan pengendalian yang diikuti seluruh kepala OPD, kecamatan, kelurahan dan desa secara langsung maupun virtual. 

TRIBUNKALTIM.CO - Melakukan pengendalian pelaksanaan rencana dan evaluasi pembangunan secara periodik, Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi dan pengendalian (rakordal) yang dipimpin Bupati Edi Damansyah.

Kegiatan yang digelar awal pekan tadi di ruang serbaguna kantor bupati itu diikuti seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan dan desa secara langsung maupun virtual.

Baca juga: Buka Rakor Forum Pemangku Kepentingan tentang BPJS, Bupati Ingin Sinergitas Terus Berlanjut

Dalam amanatnya, Bupati Edi Damansyah mengatakan, rakordal pelaksanaan rencana pembangunan merupakan amanat undang-undang dan memang penting dan harus dilaksanakan.

Tentunya kepada seluruh OPD untuk benar-benar melaksanakan perencanaan dengan baik, sesuai sasaran dan tepat waktu.

"Guna monitoring, evaluasi pelaksanaan pengendalian program kegiatan tahun 2021 dan rencana pelaksanaan program perubahan tahun 2021, maka saya minta kepala seluruh OPD untuk memantau dan mengendalikan berbagai program kegiatan strategis yang telah atau sedang dilaksanakan," pintanya.

Lebih lanjut Edi mengatakan, tata kelola atau manajemen keuangan OPD merupakan cerminan dan barometer yang nantinya akan menentukan baik atau buruknya kinerja OPD.

"Melihat dari hasil data dan informasi saat ini ada beberapa OPD yang belum memaksimalkan peng-input-an data pelaksanaan program kegiatannya, tentu dalam waktu dua bulan ini, saya ingin seluruh kepala OPD untuk dapat memaksimalkan dan mengoptimalkan pekerjaannya baik peng-input-an data hingga pelaksanaan seluruh kegiatan yang belum terealisasi dengan baik," ujarnya.

Baca juga: Bupati Edi Damanysah Dianugerahi Lencana Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama

Edi juga berharap sinergitas, koordinasi dan komunikasi antara semua OPD agar terus terjaga dan ditingkatkan lagi, jangan sampai mengedepankan ego sektoral masing-masing.

Selanjutnya adalah melakukan koordinasi yang sifatnya saling mendukung melakukan peningkatan.

Diharapkannya apa yang menjadi kelemahan masing-masing OPD pada tahun lalu itu supaya ditahun ini bisa sama-sama diperbaiki, sehingga ke depan semua dapat melakukan perbaikan dan perubahan percepatan ke arah yang lebih baik.

Sementara itu, Kepala Bapedda yang juga Plt Asisten II Setkab Kukar Wiyono mengatakan, permasalahan atau kendala secara umum dari seluruh perangkat daerah yang pertama adalah adanya pandemi Covid-19, tetapi kurangnya penginputan data maupun penyerapan anggaran terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang sudah dilaksanakan dan akan dilaksanakan.

Wiyono menyebut saat ini banyak pekerjaan yang harus dilakukan, perbaikan dan perubahan manajemen pengelolaan program maupun kegiatan di seluruh OPD.

Tentunya ada beberapa poin penting yang dibahas, di antaranya, terkait dengan penyerapan anggaran yang tidak terinput, permasalahan pelaksanaan DAK dan Bankeu.

"Dengan demikian kita harus komitmen dan konsistensi terhadap pencapaian target dan untuk mendapatkan umpan balik, dalam mengatasi kendala dan permasalahan yang ada," ujar Wiyono.

Baca juga: Maslianawati Resmi Jadi Bunda PAUD Kukar Periode 2021-2025

Acara ditutup dengan penandatanganan kerja sama antar bupati Kukar dan seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Kukar. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved