Kamis, 16 April 2026

Virus Corona di Paser

Dapat Restu dari Bupati, Kabupaten Paser Siap Gelar PTM di Setiap Sekolah

Kasus Covid-19 mengalami tren penurunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser siap membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Penulis: Syaifullah Ibrahim |
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Murhariyanto, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Paser. Ia mengaku telah mendapat persetujuan dari Bupati dr Fahmi Fadli untuk menggelar PTM di masa Pandemi Covid-19 TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Kasus Covid-19 mengalami tren penurunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser siap membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Paser, Murhariyanto mengaku telah mendapat persetujuan dari Bupati dr Fahmi Fadli untuk menggelar PTM di masa Pandemi Covid-19, Senin (27/9/2021).

Pihaknya memastikan, persetujuan PTM telah diperoleh, namun masih memilih sekolah mana yang lebih dulu akan melaksanakannya.

"Kami sudah dapat persetujuan Bupati, tinggal memilah sekolah mana yang akan kami buka," kata Murhariyanto, yang juga  menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Paser.

Dia memperkirakan, akhir September atau pada awal Oktober 2021 mendatang, sudah ada sekolah yang dapat melaksanakan PTM, baik itu dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP maupun dari tingkat SMA.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Penajam Paser Utara, Kasus Covid-19 Menurun, Pasien Isolasi Sisa 2 Orang

Baca juga: Persiapan PTM Terbatas, SDN 001 Sangatta Utara Kutim Menggelar Simulasi Penerapan Prokes

Baca juga: PTM di Samarinda, Kadisdik Ingatkan Orangtua Jangan Lalai Edukasi Anak

"Mungkin akhir bulan ini atau awal Oktober nanti, kita tinggal cek berapa sekolah yang mengusulkan, itu yang akan lebih dulu dibuka untuk melangsungkan PTM," ujarnya.

Persyaratan pelaksanaan pembelajaran secara luring ini, lanjut Murhariyanto, sekolah mesti mengikuti ketetapan bersama empat Kementerian.

Salah satunya, perlengkapan sekolah untuk pembelajaran di masa Pandemi Covid-19, kemudian sekolah mengajukan ke Disdikbud Paser untuk melaksanakan PTM.

"Setelah pengajuan kesiapan melaksanakan tatap muka, nanti dari dinas terkait akan melakukan pengecekan ke lapangan," tuturnya.

Murhariyanto memastikan, PTM tidak harus menunggu pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar.

Hal itu dikarenakan seluruh guru dan tenaga kependidikan telah mengikuti vasksinasi Covid-19.

Baca juga: Antisipasi Muncul Klaster Pendidikan, Disdikbud Bontang Gencar Lakukan Monitoring Prokes selama PTM

"Sambil berjalan saja untuk vaksinasinya, karena dari 10.000 pelajar SMP, hingga saat ini belum sampai 2.000 siswa yang divaksin," jelasnya.

Sejauh ini, vaksinasi untuk pelajar SD maupun PAUD belum tersedia, di mana diketahui usia minimal penerima vaksin 12 tahun ke atas.

"Kalau yang SD dan PAUD jelas tidak divaksin, karena belum ada vaksin Covid-19 di bawah 12 tahun," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved