Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Berkaca pada Kebakaran di Malinau Hilir, Bupati Wempi W Mawa: Pentingnya Respon Cepat

Musibah kebakaran di RT 5, Desa Malinau Hilir, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, mengakibatkan 7 keluarga kehilangan tempat tinggal.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD SUPRI
Bupati Malinau, Wempi W Mawa saat ditemui di Desa Malinau Hilir, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (28/9/2021). TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Musibah kebakaran di RT 5, Desa Malinau Hilir, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, mengakibatkan 7 keluarga kehilangan tempat tinggal, tidak ada lagi rumah.

Kejadian tersebut terjadi siang hari pada 27 September 2021 lalu.

Informasi yang dihimpun TribunKaltara.co, sebanyak 26 jiwa terdampak dan kerugian materil ditaksir ratusan juta rupiah.

Menurut kesaksian warga setempat, pada saat kejadian listrik dan jaringan telekomunikasi sempat padam.

Baca juga: Pengurusan Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran di Desa Malinau Hilir Dipermudah

Baca juga: Sehari Setelah Kebakaran di Malinau Hilir Malinau, Gubernur Kaltara Kunjungi Keluarga Korban

Baca juga: Selamatkan Surat-surat Berharga, Dua Warga Desa Malinau Hilir Alami Luka Bakar

"Waktu itu, listrik mati, jaringan juga rusak. Kita bingung mau kabari ke mana," ujar warga RT 5 Malinau Hilir, Ding kepada TribunKaltara.com pada Rabu (29/9/2021).

Bupati Malinau, Wempi W Mawa saat kunjungannya menyampaikan akan mengevaluasi keluhan yang disampaikan warga.

Menurutnya, hal terpenting dalam upaya mitigasi musibah dan bencana adalah respon cepat.

"Ada masalah yang disampaikan warga di sini. Jika ada gangguan terhadap jaringan listrik, maka secara otomatis sinyal langsung hilang," ungkapnya.

Baca juga: Warga Bentuk Posko Peduli Korban Kebakaran Malinau Hilir, Terima Sembako dan Pakaian Layak Pakai

Bupati Wempi W Mawa menyampaikan, terkait permasalahan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas dan syakeholder terkait.

Menurutnya, saat ini pemerintah daerah akan memprioritaskan penanganan korban dan keluarga terdampak.

Kemarin, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang dan Yansen TP turut mengunjungi korban terdampak musibah tersebut.

"Kami berterima kasih kepada Gubernur karena beliau datang langsung melihat korban," ujarnya.

Baca juga: Dinkes Malinau Bakal Buat Program Akta Kelahiran Segera Terbit Setelah Bayi Lahir

Untuk saat ini, pemerintah daerah melalui dinas akan segera bertindak untuk memberi pertolongan. 

"Fokus menangani warga yang terdampak akibat musibah ini," ujar Wempi W Mawa. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved