Gerakan 30 September

Siapa DN Aidit yang Disebut Bertanggung Jawab atas Gerakan 30 September? Ini Kaitannya dengan PKI

Siapa DN Aidit yang dianggap bertanggung jawab atas peristiwa Gerakan 30 September. Ini kaitan Dipa Nusantara Aidit dengan PKI

Dok Intisari
Dipa Nusantara Aidit atau DN Aidit. Siapa DN Aidit yang dianggap bertanggung jawab atas peristiwa Gerakan 30 September. Ini kaitan Dipa Nusantara Aidit dengan PKI 

Organisasi ini lambat laun semakin membesar dengan ratusan ribu pendukung hingga dinobatkan sebagai partai komunis non-penguasa terbesar di dunia setelah Rusia dan China, tentunya.

Mengapa partai ini banyak pendukungnya?

Baca juga: Nasib Keluarga DN Aidit Usai G30S/PKI, Istrinya Bersandiwara, Anaknya Melihat Gantung Aidit

Massa PKI yang semakin banyak karena rakyat Indonesia (saat itu) menilai bahwa ideologi komunislah yang cocok dengan keadaan mereka.

Lalu siapa DN Aidit dan bagaimana keterkaitannya dengan PKI

Seperti dikutip TribunKaltim.co dari TribunJakarta.com di artikel yang berjudul Kisah Keluarga Besar Sosok DN Aidit Seusai Peristiwa G30S, Anaknya saat Itu Berusia 6,5 Tahun, DN Aidit merupakan pria kelahiran Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, pada 30 Juni 1923.

Dilansir dari Wikipedia, DN Aidit merantau ke Jakarta dan meninggalkan tanah kelahirannya pada tahun 1940.

Ia sempat mendirikan perpustakaan Antara di daerah Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat.

Kemudian, Aidit mempelajari politik Marxis melalui Perhimpunan Demokratik Sosial Hindia Belanda.

Berawal dari situ, Aidit mulai berkenalan dengan tokoh politik Indonesia seperti Adam Malik, Chaerul Saleh, Bung Karno, Bung Hatta, dan Mohammad Yamin.

Pada tahun 1954, Aidit terpilih menjadi anggota Central Comitee (CC) PKI pada Kongres PKI.

Selanjutnya, Aidit terpilih juga menjadi Sekretaris Jenderal PKI.

Aidit sebagai pemimpin PKI membuat partai tersebut menjadi partai komunis ketiga terbesar di dunia setelah Uni Soviet dan Cina.

Di zaman itu juga, PKI mempunyai program untuk segala lapisan masyarakat seperti Pemuda Rakyat, Gerwani, Barisan Tani Indonesia (BTI) dan Lekra.

Pada 30 September 1965 terjadi peristiwa penculikan dan pembunuhan yang dilakukan suatu kelompok militer pimpinan Let. Kol. Untung.

DN Aidit Hanya 'Anak Bawang'

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved