Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Optimalkan Capaian Pelaporan Kematian, Disdukcapil Kukar Libatkan 3.058 Ketua RT

Sebanyak 3.058 ketua RT di Kutai Kartanegara (Kukar) akan dilibatkan untuk mengoptimalisasi atau meningkatkan angka capaian pelaporan

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Kepala Disdukcapil Kukar Muhammad Iryanto saat menemui ketua RT agar mengoptimalkan capaian pelaporan kematian. 

TRIBUNKALTIM.CO – Sebanyak 3.058 ketua RT di Kutai Kartanegara (Kukar) akan dilibatkan untuk mengoptimalisasi atau meningkatkan angka capaian pelaporan kematian.

Rencana peningkatan capaian pelaporan kematian ini tertuang dalam program kerja Disdukcapil Kukar bertajuk Revitalisasi Pelaporan Kematian Berbasis Rukun Tetangga atau Vitamin Bertenaga.

Kepala Disdukcapil Kukar Muhammad Iryanto mengatakan, program Revitalisasi Pelaporan Berbasis RT ini merupakan solusi memecahkan rendahnya angka cakupan pelaporan kematian sebagai peristiwa penting penduduk yang terjadi baik ditingkatkan nasional maupun di Kukar.

"Rendahnya cakupan pelaporan kematian dibanding cakupan kepemilikan akta pencatatan sipil lainnya terjadi sejak tahun 2016 hingga sekarang, di mana sebelumnya dalam pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat," paparnya, saat menemui langsung beberapa Ketu RT di Tenggarong, pekan tadi.

Baca juga: Optimalkan Penanganan Covid-19, Pemkab Kukar Gandeng Forum untuk Edukasi Prokes dan Vaksinasi

Lebih lanjut Iryanto menjelaskan, dilibatkannya para ketua RT dalam program revitaliasi atau perubahan pelaporan peristiwa kematian ini merujuk pada Undang-Undang Nmor 24 Tahun 2013 tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, pasal 44 yang berbunyi bahwa setiap kematian wajib dilaporkan oleh ketua RT di domisili penduduk kepada instansi pelaksana atau Disdukcapil paling lambat 30 hari sejak tanggal kematian.

Diharapkan Iryanto, melalui program revitalisasi ini akan terjadi peningkatan cakupan pelaporan kematian.

Untuk merealisasikannya, maka akan berkolaborasi dengan pihak terkait di lingkungan Pemkab Kukar hingga tingkat Forum RT.

Program Vitamin Bertenaga ini pun secepatnya akan dikembangkan dalam aplikasi agar mudah dilakukan secara real time menggunakan smartphone.

Sekadar diketahui, hingga Agustus 2021, capaian akta kematian sebanyak 2.955 dengan rincian laki-Laki 1.822 dan perempuan 1.173 orang.

Baca juga: Tangkap Peluang IKN, Tenggarong Didorong Jadi Tujuan Wisata

Sementara itu, fungsi akta kematian untuk mencegah penyalahgunaan data almarhum, memastikan keakuratan data penduduk, mengurus penetapan ahli waris dan klaim asuransi serta syarat untuk melakukan pernikahan bagi suami atau istri almarhum. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved