Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Optimalkan Penanganan Covid-19, Pemkab Kukar Gandeng Forum untuk Edukasi Prokes dan Vaksinasi

Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menjalin kerja sama dengan forum-forum bentukan pemerintah guna mengoptimalkan penanganan Covid-19 di Kukar.

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Bupati Kukar Edi Damansyah bersama para ketua forum bentukan pemerintah menandatangani MoU tentang optimalisasi peran forum-forum bentukan pemerintah dalam rangka penanganan di Kukar. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) menjalin kerja sama dengan forum-forum bentukan pemerintah guna mengoptimalkan penanganan Covid-19 di Kukar.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam bentuk penandatanganan kesepakatan bersama (memorandum of understanding/MoU) tentang optimalisasi peran forum-forum bentukan pemerintah dalam rangka penanganan Covid-19 di Kukar yang dilaksanakan pekan tadi di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.

Acara dirangkai dengan silaturahmi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar dengan forum-forum bentukan pemerintah.

Baca juga: Tangkap Peluang IKN, Tenggarong Didorong Jadi Tujuan Wisata

MoU tersebut ditandatangani oleh Bupati Kukar Edi Damansyah bersama para ketua forum, yakni Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kukar, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kukar, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kukar.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, setahun lebih pandemi Covid-19 melanda dunia, berdampak signifikan dalam semua sektor kehidupan di Indonesia.

Mulai dari sektor kesehatan, sektor ekonomi, sektor pendidikan, sektor keagamaan, dan sektor lain terkena imbasnya.

Pemkab Kukar telah melakukan berbagai upaya untuk menangani pandemi Covid-19.

Pemerintah pun telah berupaya mempercepat pelaksanaan tracing, testing, dan treatment (3T), memenuhi obat antivirus untuk pengobatan pasien Covid-19, pemenuhan kebutuhan oksigen, percepatan vaksinasi untuk seluruh warga Kukar agar mencapai target 70 persen.

Baca juga: Pemkab Kukar Serius Cegah Korupsi, Dorong OPD Tuntaskan Input Data MCP

Saat ini, menurut bupati, kasus Covid-19 di Kukar menunjukkan grafik yang melandai walau sesekali masih ada kasus aktif.

Namun, disebut bupati bahwa sesuai arahan presiden, Kukar masih menerapkan PPKM level 4 karena kasus kematian di Kukar cukup tinggi.

Untuk itu, Edi mengatakan, penerapan prokes harus tetap ditegakkan dengan kebijakan yang konsisten serta terus melakukan edukasi dan komunikasi perubahan perilaku yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dengan informasi yang mudah dipahami, akurat, menarik, dan dapat mendorong terjadinya adopsi perilaku pencegahan.

Baca juga: Bupati Ikuti Rakor Evaluasi PPKM, Menko Perekonomian Sebut Kesembuhan Mencapai 95 Persen

Dikatakannya, tidak dipungkiri masih ada yang ragu dan sebagian kecil yang menyatakan menolak dengan alasan khawatir akan keamanan, efektivitas dan kehalalan vaksin.

"Di sinilah peran strategis tokoh agama dan tokoh masyarakat/adat yang ada di FKUB dan FPK dapat mengambil peran mengedukasi dan merangkul masyarakat tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan serta vaksinasi melalui kegiatan-kegiatan organisasi keagamaan maupun kegiatan-kegiatan paguyuban dan organisasi kemasyarakat," harapnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved