Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Tangkap Peluang IKN, Tenggarong Didorong Jadi Tujuan Wisata

Peringatan Hari Jadi ke-239 Kota Tenggarong juga diisi dengan sidang paripurna istimewa DPRD Kutai Kartanegara.

Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim/M WIKAN H
Pemkab Kukar telah menyusun serangkaian strategi pengembangan Kota Tenggarong dalam menangkap peluang pemindahan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur. Salah satunya dengan mendorong Tenggarong sebagai daerah tujuan wisata dengan arah pengembangan sebagai pusat kebudayaan daerah dalam konteks pelestarian warisan budaya Kukar. 

TRIBUNKALTIM.CO – Peringatan Hari Jadi ke-239 Kota Tenggarong juga diisi dengan sidang paripurna istimewa DPRD Kutai Kartanegara.

Dalam rangka mendengarkan pidato Bupati Kukar Edi Damansyah, rapat paripurna istimewa digelar di ruang sidang utama DPRD Kukar, Selasa (28/9/2021).

Sidang paripurna istimewa itu dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Sultan Aji Muhammad Arifin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim dan Kukar, kepala perangkat daerah, tokoh agama, masyarakat dan sejumlah undangan lainnya.

Baca juga: Pemkab Kukar Serius Cegah Korupsi, Dorong OPD Tuntaskan Input Data MCP

Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin yang membacakan pidato tertulis Bupati Edi Damansyah mengatakan, Tenggarong merupakan ibu kota Kabupaten Kukar yang memiliki catatan peninggalan sejarah dan budaya yang harus dipahami dan dilestarikan bersama.

Dalam catatan sejarah, pada tahun 371 Masehi telah berdiri Kerajaan Kutai Martadipura dengan pusat pemerintahan di Bukit Brubus, Muara Kaman Hulu.

Kerajaan ini dikenal sebagai kerajaan Hindu tertua di Nusantara.

Selanjutnya pada abad ke-14 berdiri pula Kerajaan Kutai Kartanegara di Jahitan Layar atau dikenal Kutai Lama dengan Raja yang pertama, yakni Aji Batara Agung Dewa Sakti.

Kemudian pada abad ke-17 masa pemerintahan Raja Kutai Kartanegara yang ke-8, yakni Aji Pangeran Sinom Panji Mendapa mengambil alih dinasti Kutai Martadipura, sehingga Kerajaan Kutai Kartanegara menjadi Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Adapun wilayah kekuasaan Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura meliputi hampir seluruh wilayah KalimantanTimur.

Selama kurang lebih 7 abad kejayaan Kerajaan Kutai Kartanegara, pusat pemerintahan dua kali berpindah.

Baca juga: Bupati Ikuti Rakor Evaluasi PPKM, Menko Perekonomian Sebut Kesembuhan Mencapai 95 Persen

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved