Sabtu, 11 April 2026

CPNS 2021

Gara-gara Gangguan Internet, Para Peserta Tes SKD CPNS Kutai Barat Merasa Dirugikan 

Pasalnya, gangguan pada koneksi jaringan internet itu sudah terjadi sejak hari pertama pelaksanaan tes SKD CPNS yang digelar di SMKN 1 Sendawar

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Pelaksanaan tes SKD CPNS/CASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR -  Gangguan terhadap koneksi jaringan internet di wilayah Kabupaten Kutai Barat, membuat pelaksanaan tes seleksi kompetisi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil terkatung-katung alias tidak berjalan lancar.

Pasalnya, gangguan pada koneksi jaringan internet itu sudah terjadi sejak hari pertama pelaksanaan tes SKD CPNS yang digelar di SMKN 1 Sendawar. 

Namun hingga memasuki sesi ke tiga pelaksanaan tes SKD, kondisi jaringan internet itu, tak kunjung membaik dan berujung pada gagalnya pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) yang diikuti sebanyak 108 peserta CPNS

Akibat gangguan pada jaringan internet tersebut, para peserta CPNS merasa sangat dirugikan.

"Kalau kaya gini terus (jaringan internet hilang) otomatis kami sangat dirugikan, apalagi gangguan internet ini sudah terjadi sejak hari pertama kami tes SKD," kata Erna salah satu peserta CPNS. 

Baca juga: CPNS Kaltara, SKD di Bulungan Berakhir Hari Ini, Kapan SKB Digelar? Ini Jawaban BKPSDM

Baca juga: CPNS Kaltara, SKD di Bulungan Berakhir Hari Ini, BKPSDM Sebut 88 Peserta Tidak Hadir

Baca juga: Jaringan Internet Terganggu, Peserta CPNS Kubar Cemaskan Soal yang Telah Dijawab Tak Tersimpan

Erna mengaku dirinya sangat dirugikan dari segi waktu, tenaga, konsentrasi hingga pengeluaran biaya pengeluaran swab tes antigen sebagai persyaratan mengikuti seleksi SKD CPNS pada masa pandemi covid-19. 

"Apalagi ada banyak peserta dari kabupaten lain maupun dari daerah pelosok. Mereka harus mengeluarkan biaya tambahan. Ya kerugiannya waktu pasti, tapi nggak tahu juga namanya signal kan.

Terus kalau misalnya dari yang jauh-jauh, biaya makan, penginapan karena mereka pasti nambah lagi biaya hotelnya. Karena besok kan mau dilanjutkan lagi kalau jaringan nya sudah membaik,” kata Erna. 

Sementara itu, para peserta lainnya juga tak menampik jika persiapan mereka dalam mengahadapi tes SKD sangat terganggu akibat buruknya koneksi jaringan internet. 

“Mempengaruhi konsentrasi pasti lah kan kita udah prepare (persiapan) buat jam satu tapi diundur terus nda tahu sampai kapan,” ujar Hendra peserta CPNS

Hendra berharap, pihak terkait dapat memberikan keringanan berupa tambahan waktu atau penjadwalan ulang SKD sesi ke tiga.

Baca juga: INFO CPNS Kaltim: Sesi Pertama 22 Peserta Tes SKD Seleksi CPNS 2021 Paser Gugur, Apa Penyebabnya?

"Harapnya sih semoga dijadwalkan ulang ya, jangan sampai ini batal begitu saja hara-gara jaringan karena otomatis kami yang itu ini pasti dinyatakan gugur kalau ternyata SKD yang gagal ini tetap dihitung juga," ungkapnya.

Diketahui, jumlah peserta yang mengikuti tes seleksi kompetisi dasar (SKD) calon aparatur sipil negara pada sesi ketiga ini berjumlah 108 orang.

Mereka dipastikan gagal melanjutkan Computer Assisted Test (CAT) sesi ke tiga akibat buruknya koneksi jaringan internet di wilayah Kabupaten Kutai Barat. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved