Selasa, 21 April 2026

CPNS 2021 Kaltara

CPNS Kaltara, SKD di Bulungan Berakhir Hari Ini, BKPSDM Sebut 88 Peserta Tidak Hadir

pelaksanaan SKD di hari terakhir digelar khusus bagi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK Non Guru

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/GEORGIE SILALAHI
Bupati Bulungan Syarwani saat meninjau lokasi pelaksanaan SKD CPNS Bulungan bertempat di Laboratorium CAT BKPSDM Bulungan (TRIBUNKALTIM.CO/GEORGIE SILALAHI) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar atau SKD penerimaan CPNS Bulungan memasuki hari terakhir.

Sejak dimulai pada tanggal 20 September lalu, pelaksanaan SKD di hari terakhir digelar khusus bagi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK Non Guru.

SKD ini digelar hanya satu sesi bertempat di Laboratorium Computer Assisted Test atau CAT milik BKPSDM Bulungan.

"Hari ini hari terakhir, untuk sesi ini ada 12 peserta," kata Kepala BKPSDM Bulungan, Indriyati, Jumat (1/10/2021).

Menurutnya, selama pelaksanaan SKD berlangsung, terdapat 88 orang peserta yang tidak hadir untuk ikut seleksi. Di mana 8 peserta diantaranya terpapar Covid-19.

Baca juga: CPNS Kaltara, Seleksi Kompetensi Tahap II Berpotensi Diundur

Baca juga: Ketua Panselda CPNS Kaltara Beber Jumlah Formasi untuk SKB

Baca juga: Disdikbud Kaltara Minta Peserta PPPK Guru Bersiap Diri untuk Tahap Kedua

"Selama pelaksanaan itu ada 88 orang tidak hadir, termasuk 8 orang yang positif Covid-19," terangnya.

Indriyati menjelaskan, bagi 8 orang peserta yang positif Covid-19 telah melakukan penjadwalan ulang seleksi.

Dan telah mendapatkan tanggal SKD ulang yakni pada 6 dan 9 Oktober 2021 bertempat di UPT BKN Tarakan.

Adapun sisa 80 orang peserta lainnya dinyatakan gugur, karena tidak hadir tanpa keterangan.

"Yang 8 orang itu dijadwalkan ulang di UPT BKN Tarakan, tanggal 6 dan 9 Oktober sepertinya semuanya di sana untuk yang jadwal ulang," jelasnya.

Baca juga: Disdikbud Kaltara Pastikan Lokasi Ujian Seleksi PPPK Guru Berikutnya tak Berubah

"Untuk yang lainnya itu tanpa keterangan, jadi otomatis gugur," tambahnya.

Pelaksanaan SKD yang berlangsung selama 12 hari itu, Indriyati mengatakan, tidak menemukan adanya peserta yang melakukan kecurangan, lantaran proses pemeriksaan berlangsung secara ketat.

Baik oleh aparat keamanan, maupun oleh petugas Dinas Kesehatan Bulungan yang memeriksa surat negatif Covid-19.

"Sejauh ini aman saja tidak ada yang melakukan kecurangan karena pengamanan juga berlapis," ucapnya.

"Semua diperiksa tidak ada yang pakai gelang, kalung, anting, termasuk strap masker itu tidak boleh pakai jadi harus diganti, jadi semuanya diperiksa," katanya.

Baca juga: Disidikbud Kaltara Sebut Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Ditunda

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved