Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Berita Kaltim Terkini

4 Tahun tak Beroperasi, Pesawat Perintis PT MBS di Kaltim Kembali Mengudara

Manajemen Perusda PT. Melati Bhakti Satya (MBS) terus berbenah, Rabu 6 Oktober 2021.

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/JINO KARTONO
Direksi PT. Melati Bhakti Satya dan PT. Maha Trans Aviation meresmikan penerbangan di wilayah Kalimantan Utara, Rabu (6/10/2021). Pesawat tersebut rencananya dibawa terbang dari bandara APT Pranoto menuju bandara Robert Atty Besing Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Manajemen Perusda PT. Melati Bhakti Satya (MBS) terus berbenah, Rabu 6 Oktober 2021.

Di bawah direksi baru, perusahaan yang saham mayoritas dimiliki Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini terus meningkatkan ekspansi bisnis di Bumi Etam, julukan Provinsi Kalimantan Timur.

Direktur Utama yang baru, Aji Abidharta Hakim, perusahaan ini kembali terjun di bisnis penerbangan.

Sebelumnya pesawat model GA 8 Airvan yang dimiliki perusda tersebut tidak dipakai.

Baca juga: Layani Warga Kaltara, Pesawat Perintis SAM Air Mampu Angkut 1,5 Ton Barang

Baca juga: Hanya Bisa Dijangkau Pesawat Perintis, Teguh: Dahulukan Distribusi Logistik ke Pedalaman-Perbatasan

Baca juga: Lost Contact Setelah 2 Menit Mengangkasa, Pesawat Perintis Milik MAF Jatuh di Danau Sentani Jayapura

Pesawat sebanyak tiga unit ini terakhir mengudara tahun 2017 silam.

Melihat potensi pasar penerbangan perintis di Kalimantan Timur masih minim, perusahaan tersebut bekerjasama dengan PT. Maha Trans Aviation selaku pengelola maskapai Mata Air Airline.

Setelah semua izin rampung, maka satu unit pesawat tersebut diizinkan mengudara.

Sang Dirut menyebut penerbangan ini untuk memenuhi kebutuhan logistik masyarakat. Namun lokasi penerbangan yang dituju adalah kawasan Kalimantan Utara.

Baca juga: Pesawat Perintis Tergelincir di Perbatasan, Pilot dan 6 Penumpang Dikabarkan Selamat

Ia menyebut kawasan utara Kalimantan itu memiliki potensi bisnis lebih besar di sektor penerbangan perintis ketimbang Kalimantan Timur.

"Kerjasama tiga tahun kedepan ada kontribusi MBS. Sehingga yang awalnya Pesawat ini mangkrak Alhamdulillah sekarang bisa terbang dua unitnya menyusul," ucapnya di ruang VIP Bandara APT Pranoto Samarinda, Rabu (6/10/2021).

Usai memberikan sambutan, para direksi kedua perusahaan itu mencoba unit pesawat yang siap terbang.

Penerbangan mengelilingi kota Samarinda dilakukan dua kloter. Selama penerbangan berlangsung pesawat dalam kondis prima tidak ada gangguan sama sekali.

Baca juga: Menkeu Setujui PKP2BMN Pesawat Perintis Subsidi, Jadwal Penerbangan Segera Keluar

Setelah melaksanakan Ferry Flight, pesawat itu dipindahkan ke Bandara Robert Atty Besing Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara hari ini. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved