Virus Corona di Kukar
Sempat Mis Data di Pusat, Kukar Akhirnya Turun Jadi Level 2, Ini Penjelasan Bupati Kukar
Pemerintah Pusat melakukan evaluasi nasional terkait PPKM Level 4 pada Jumat, (1/10/2021) lalu.
Penulis: Aris Joni | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,TENGGARONG - Pemerintah Pusat melakukan evaluasi nasional terkait PPKM Level 4 pada Jumat, (1/10/2021) lalu.
Namun, pada evaluasi tersebut sempat terjadi mis data untuk wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Alhasil, dari klarifikasi Pemkab Kukar kepada Menteri Kesehatan (Menkes) dan Ditjen Administrasi Bina Kewilayahan Kemendagri.
Akhirnya, Kukar dinyatakan turun turun level dari PPKM Level 4 menjadi level 2 dan telah dilaksanakan mulai Selasa (5/10/2021).
“Mungkin pada pelaksanaan itu ada Mis data, setelah kami luruskan kembali dan memberikan informasi data dan bersurat, telah ditetapkan Kukar berada di level 2,” ujar Bupati Kukar Edi Damansyah, Rabu (6/10/2021).
Baca juga: Walikota Bontang Perpanjang PPKM Level 3, Dandim Usulkan Kaji Aturan dengan Pola Bermain Layangan
Baca juga: Bupati Syarwani Jelaskan soal Nasib Perayaan HUT Bulungan Kala PPKM Level 4
Baca juga: PPKM Level 2 di Balikpapan, Walikota Rahmad Masud Izinkan Pembelajaran Tatap Muka
Namun, Edi meminta masyarakat tetap tidak abaikan protokol kesehatan walaupun saat ini Kukar berada pada level 2 nasional.
Bahkan, pihaknya juga sudah mempersiapkan kegiatan-kegiatan keagamaan, sosial kemasyarakatan dan khususnya aktivitas ekonomi untuk didorong persiapannya.
“Seperti tempat wisata sudah kita mulai siapkan untuk dibuka, tapi tetap dengan protokol kesehatan,” katanya.
Edi menjelaskan, yang membedakan PPKM Level 4 dan Level 2 yakni tingkat pembatasan aktivitas atau kegiatan masyarakat dimasa pandemi Covid-19.
“Seperti tempat wisata belum boleh beroperasi kalau masih di level 4. Nah, di level 2 ada kelonggaran, tempat wisata boleh buka tapi ada batasannya,” ucapnya.
Baca juga: Kembali Masuk PPKM Level 4, Bupati Bulungan Sebut Akan Maksimalkan Vaksinasi Covid-19
Dari level 2 tersebut, Edi berharap kondisi Kukar dapat terus membaik sampai aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti semula.
“Dari semua ikhtiar yang kita lakukan ini, terutama adalah doa. Maka dari itu saya juga sering meminta doa para alim ulama dan tokoh agama agar kita bisa berdoa sudapay Covid-19 di Kukar ini segera berakhir,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bupati-kukar-edi-damansyah-rabu-6102021.jpg)