Berita Samarinda Terkini
Dinas Pendidikan Samarinda Buka Peluang Tambah Sekolah Gelar PTM Terbatas
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda membuka peluang, untuk menambah sekolah yang akan menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda membuka peluang, untuk menambah sekolah yang akan menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
Setelah PTM berjalan selama 3 Minggu terakhir, kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Asli Nuryadin menyatakan telah melaporkan evaluasi berjalannya PTM di sekolah kepada walikota Samarinda.
Menurutnya, Disdik telah mengantongi daftar beberapa sekolah dari jenjang TK hingga SMP yang disiapkan untuk kembali menyelenggarakan PTM tahap kedua.
Setidaknya Asli menyebutkan nantinya penambahan jumlah sekolah yang melakukan PTM di Samarinda menjadi sekitar 80 sekolah.
"Untuk 3 minggu ini kan lancar saja, jadi sudah disetujui juga untuk dibuka kembali dengan menambah sekolah-sekolah yang sudah siap untuk PTM," terang Asli kepada TribunKaltim.Co pada Kamis (7/10/2021).
Baca juga: Kembali Sandang Status PPKM Level 4, Bulungan Tetap Gelar PTM Terbatas per Desa di Tiap Kecamatan
Baca juga: Meskipun PPKM Level 4 Berlaku di Bulungan, PTM Terbatas Tetap Berlanjut
Baca juga: Kadisdik Kutim Tinjau Pelaksanaan PTM Terbatas di SDN 001 Sangatta Utara, Pastikan Sesuai Protap
Untuk waktunya, Kadisdik tersebut mengungkapkan masih perlu memastikan kembali kepada sekolah-sekolah, mengenai persiapan dan hal-hal penting lainnya terkait penyelenggaraan PTM di sekolah.
"Terutama syarat mengenai prokes benar-benar harus diperhatikan, dan juga persetujuan dari orang tua," ungkapnya lebih lanjut.
Dalam tiga pekan penyelenggaraan PTM di Samarinda, Asli menyebutkan tidak ada persoalan signifikan yang berkaitan dengan kesehatan siswa dan guru.
Pihaknya dikatakan selalu melakukan pengawasan secara rutin selama pelaksanaan PTM di masing-masing sekolah, dibantu dengan Satgas Covid-19 yang ada di sekolah masing-masing beserta fasilitas kesehatan (Faskes) yang ada.
"Saya kira yang sakit atau pusing kemudian dipulangkan ada beberapa tapi tidak banyak, tetapi tidak ada yang bersifat masif, karena kita sudah sampaikan ini tugas kita bersama untuk mengawasi, dan kita awasi setiap hari," tutup Asli.
Sebelumnya sejak 20 September 2021, Pemkot Samarinda memberikan rekomendasi kepada 54 sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar terbatas di sekolah.
Baca juga: Cakupan Vaksinasi Nasional Capai 90 Juta Dosis Pertama, PTM Terbatas Dibuka, Reisa Ingatkan Prokes
Berdasarkan evaluasi hingga saat ini, maka Disdik Kota Samarinda menyebutkan, akan mensosialisasikan kembali kepada sekolah-sekolah yang direncanakan akan menyusul dibuka PTM dalam waktu dekat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-dinas-pendidikan-kota-samarind-asli-nuryadin-memberikan-sinyal.jpg)