Berita Viral
Viral Kasus Tiga Anak Diduga Dirudapaksa Ayah Kandung, Terduga Pelaku, LBH, dan Polisi Angkat Bicara
Kasus dugaan rudapaksa terhadap tiga anak di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan menjadi viral di media sosial.
TRIBUNKALTIM.CO - Kasus dugaan rudapaksa terhadap tiga anak di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan menjadi viral di media sosial.
Kasus lama ini kembali diungkit dan menjadi viral.
Sang ayah kandung yang dituding melakukan rudapaksa terhadap ketiga anaknya itu pun angkat bicara.
Baca juga: SP3 Kasus Dugaan Rudapaksa 3 Anak Kandung di Sulsel Viral Mabes Polri Siap Buka Kembali Penyelidikan
Baca juga: SP3 Kasus Dugaan Rudapaksa 3 Anak Kandung di Sulsel Viral, Tagar Percuma Lapor Polisi Tranding
Baca juga: Ikat dan Ancam Dibunuh, Ayah Kandung di Karawang Tega Rudapaksa Gadis 15 Tahun
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar hingga Polda Sulsel memberi tanggapan terkait kasus ini.
Diketahui, kasus seorang ayah diduga merudapaksa tiga anak kandungnya yang sempat dilaporkan ke polisi pada 2019, kembali ramai diperbincangkan.
Kasus ini kembali mengemuka setelah sebuat situs, Project Multatuli, memberitakan kembali kasus ini dengan judul Tiga Anak Saya Diperkosa, Saya lapor ke Polisi. Polisi menghentikan Penyelidikan.
Seperti dilansir dari Tribunnews.com dalam artikel berjudul Kasus Tiga Anak di Luwu Timur Diduga Dirudapaksa Ayah Kandung, Terduga Pelaku Buka Suara, kasus ini bermula saat RS melaporkan mantan suaminya, SA, karena diduga telah merudapaksa tiga anak kandungnya sendiri yakni AL (8), MR (6), dan AS (4).
RS melaporkan SA ke Polres Luwu Timur pada 9 Oktober 2019 silam.
Dalam perkembangannya, polisi menghentikan penyelidikan kasus ini karena dianggap tidak cukup bukti.
Dihimpun Tribunnews.com, Jumat (8/10/2021), berikut perkembangan terbaru terkait ayah diduga merudapaksa tiga anak kandungnya di Luwu Timur:
Terduga Pelaku Buka Suara
SA, terduga pelaku rudapaksa terhadap tiga anak kandungnya buka suara setelah kasus dugaan rudakpaksa tersebut kembali viral.
Dikutip dari TribunTimur, SA mengatakan orang-orang tidak memahami kejadian yang sebenarnya.
Baca juga: Kasus Rudapaksa pada Anak Tiri di Kutim, Pelaku Cabuli Korban Sejak Usia 9 Tahun
Menurut SA, RS memaksakan kehendak.
Ia pun membantah anggapan dimana ia bisa mempengaruhi penyelidikan kasus ini hingga akhirnya dihentikan oleh polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kolase-foto-trending-twitter-7-oktober-2021-dan-screenshot-posting-an.jpg)