Virus Corona di Bontang
Update Covid-19 Bontang, Selasa 12 Oktober 2021, Sebanyak 11 Pasien Dinyatakan Sembuh, 3 Kasus Baru
Rilis terbaru Tim Satgas Covid-19, Selasa (12/10/2021), sebanyak 11 pasien dinyatakan sembuh sedangkan penambahan kasus aktif hanya 3 orang.
Penulis: Ismail Usman | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Tren kesembuhan Covid-19 di Bontang terus meningkat tajam.
Rilis terbaru Tim Satgas Covid-19, Selasa (12/10/2021), sebanyak 11 pasien dinyatakan sembuh sedangkan penambahan kasus aktif hanya 3 orang.
Kini total kasus aktif di Bontang berjumlah 107 orang. 9 pasien di antaranya tengah mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan 98 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri.
"Kalau kasus meninggal dunia akibat Covid-19 tidak bertambah. Jadi total kasus kematian saat ini masih berjumlah 359 jiwa," terang Adi Permana, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19.
Sementara untuk peta wilayah Covid-19, tersisa 1 wilayah di Bontang yang masih berstatus zona merah, yakni Kelurahan Lok Tuan.
Baca juga: Binda Gencar Gelar Vaksinasi Door to Door, Wawali Bontang Targetkan Capai Herd Immunity Tahun Ini
Baca juga: Berhasil Tekan Kasus Covid-19 Jadi Kado Spesial HUT Ke 22 Bontang, Ini Kata Walikota Basri Rase
Baca juga: Update Covid-19 Bontang Senin 11 Oktober 2021, Ada 31 Pasien Dinyatakan Sembuh, Lok Tuan Masih Merah
Sedangkan untuk 10 kelurahan lainnya kini telah berstatus zona kuning dengan catatan jumlah kasus aktif di bawah 10 kasus.
"Tiga kelurahan lain juga telah masuk zona orange. Sementara Kelurahan Guntung kini zero Covid-19, alias zona hijau," kata Adi.
Dijelaskan Adi, pasien sembuh belakangan ini terus menunjukkan tren positif. Rata-rata penambahan pasien sembuh biasanya lebih banyak dari kasus aktif per hari.
Adi pun berharap agar masyarakat terus meningkatkan kedisiplinan prokes dan menjaga pola hidup sehat dan bersih
"Tetap waspada. Kuncinya di prokes dan ikut vaksin. Biar kita bisa kendalikan kasus covid di Bontang," terang Adi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mulanya-mobil-ini-ditargetkan-bisa-menguji-swab.jpg)