Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Jaringan Internet di Kubar Gangguan Lagi, Pedagang Online Kesal

Kini muncul lagi persoalan baru, yakni koneksi jaringan internet yang menambah kekecewaan masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
Kompas.com
Ilustrasi- jaringan internet di Kutai Barat terganggu bahkan lumpuh total. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Belum selesai permasalahan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang cukup langka di wilayah  Kabupaten Kutai Barat (Kubar) sejak beberapa hari lalu.

Kini muncul lagi persoalan baru, yakni koneksi jaringan internet yang menambah kekecewaan masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Apalagi, gangguan jaringan telekomunikasi ini seringkali terjadi bahkan beberapa pekan lalu juga terjadi, hingga mengganggu jalannya pelaksanaan seleksi kompentensi dasar (SKD) pada program penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kutai Barat tahun 2021.

"Ada apa sih di Kubar ini ?, Baru saja kemarin masalah BBM, sekarang kembali lagi masalah jaringan. Tidak pernah putus-putusnya gangguan yang terjadi," keluh Wilda salah saru pedagang olshop di Kutai Barat. 

Baca juga: Kepala KPP Pratama Tanjung Redeb Keluhkan Jaringan Internet di Tana Tidung

Baca juga: Gara-gara WiFi Internet, Seorang Pria Dianiaya Tetangganya Gunakan Kapak, Korban Nyaris Terbunuh

Baca juga: Jaringan Internet di Kubar Mulai Normal, Pelaksanaan SKD CPNS Hari Terakhir Berjalan Lancar

Kaya apa jualan saya laku kalau jaringan internet saja sering begini (hilang jaringan). Nda bisa orang buka WA apalagi Facebook. Saya kan jualan online jadi kalau jaringan nda ada ya nda bisa jualan, " keluhnya, Kamis (14/10).

Warga lain menyebutkan permasalahan yang muncul di Kubar saat ini seakan tak pernah berujung. Terutamanya mengenai jaringan internet.

Hampir setiap bulan di Kubar - Mahulu selalu saja terjadi gangguan dengan alasan yang sama, yakni kabel Fiber Optik yang tergaruk atau putus oleh alat berat.

"Memangnya tidak ada koordinasi ya sebelumnya, pak Wabup kan kemarin juga sudah menyampaikan. Seharusnya ada koordinasi dengan pihak PT Telkom jika ada suatu kegiatan yang berpotensi mengganggu jaringan telekomunikasi. Ini imbauan wakil kepala daerah saja tidak dipakai, apalagi kita masyarakat biasa ini," tambah Winarno warga lainnya.

Sementara itu, warga lainnya yang turut kecewa dengan gangguan jaringan telekomunikasi ini hanya bisa pasrah. Sebab, provider jaringan yang ada di Kubar saat ini hanya satu saja yakni Telkomsel. 

"Kalau memang ada provider lain, pasti banyak masyarakat yang pindah. Sudah capek dengan gangguan terus seperti ini. Usaha selama pandemi yang mengandalkan sistem online pun jadi terganggu," sebut Indah seorang pedagang kue yang menjalankan usaha nya via online semasa pandemi ini.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban apa-apa terkait gangguan jaringan internet yang terjadi tersebut dari pihak terkait.

Baca juga: Cara Mudah Menggunakan WhatsApp Web Tanpa Ponsel Anda Terhubung ke Internet

Oleh karenanya hal ini semakin menambah kekecewaan masyarakat yang rata-rata menggunakan provider Telkomsel, baik itu di wilayah Kabupaten Kubar maupun Mahulu.

Namun menjelang malam hari, koneksi jaringan internet ini mulai berangsur membaik. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved