Breaking News:

Berita Paser Terkini

Kejar Akreditasi, Kepala DKP Paser Jalin Kerjasama dengan Banyak Pihak Dongkrak Kinerja Perpustakaan

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Paser, Yusuf Sumako mencoba berbagai gebrakan dalam menghidupkan kembali marwah perpusatakaan.

TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Koleksi buku-buku yang ada Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Kabupaten Paser, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kamis (14/10/2021). TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Paser, Yusuf Sumako mencoba berbagai gebrakan dalam menghidupkan kembali marwah perpusatakaan.

Salah satu yang ingin dikebut Kepala DKP Paser yaitu perolehan akreditasi untuk Perpustakaan Daerah Kabupaten Paser. Kamis (14/10/2021).

Yusuf mengaku cukup kaget mengetahui Perpustakaan Daerah Paser belum memiliki akreditasi. "Perpustakaan kita ini belum memiliki akreditasi, untuk itu dalam waktu dekat, kita kejar agar dapat akreditasi B minimal," kata Yusuf.

Tujuan akreditasi tersebut, agar bantuan dan kerjasama dengan berbagai pihak bisa lebih banyak demi memajukan perpustakaan.

Apalagi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan juga sudah merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bertipe A.

Baca juga: Kembalikan Marwah Minat Baca Masyarakat, DKP Paser akan Dirikan Cafe Library

Baca juga: Kepala DKP Paser Resmikan Perpustakaan Desa Sekurau Jaya, Berharap Warga Mampu Tingkatkan Literasi

Baca juga: Dorong Kreativitas Mengolah Makanan Bergizi, DKP Paser Gelar Festival Lomba Cipta Menu

Namun, Ia menyayangkan anggaran yang diberikan Pemerintah Daerah untuk perpustakaan sangat kecil.

"Dari empat bidang, satu bidang hanya sekitar 70 juta, bayangkan saja berapa untuk per seksi masing-masing," sambungnya.

Namun hal itu menurutnya bukanlah hambatan, banyak celah yang bisa dimanfaatkan agar perpustakaan lebih maju.

Seperti yang telah dilakukan Kepala DKP Paser dalam sebulan menjabat dengan menjalin dan memperbanyak relasi dengan pihak ketiga, dibuktikan dengan sudah dilakukannya teken MoU pada 26 kerjasama dengan berbagai pihak.

Menurutnya, perpustakaan merupakan awal mula tempat untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga dianggap perlu dukungan penuh oleh Pemerintah Daerah.

Baca juga: Tim Penilai Kunjungi Bank Sampah Literasi DKP Paser, Kertas Koran Disulap Jadi Tempat Tisu

"Perpustakaan ini merupakan awal mula pengembangan SDM, dan tentunya harus didukung oleh Pemda," jelas Yusuf.

Ia juga telah mengusulkan program kepada Bupati Paser, agar setiap PNS wajib menyumbang satu buku.

Tujuannya untuk menambah jumlah koleksi buku di perpustakaan, pasalnya untuk ketersediaan buku masih sangat terbatas.

"Kita usulkan ke Bupati Paser, nama programnya Adobu, artinya aksi donasi buku," pungkas Yusuf Sumako. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved