Breaking News:

Berita Paser Terkini

Kembalikan Marwah Minat Baca Masyarakat, DKP Paser akan Dirikan Cafe Library

Bupati Paser, dr Fahmi Fadli menginstruksikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP), agar mengembalikan marwah perpustakaan sebagai tempat pel

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Rahmad Taufiq
HO/TRIBUNKALTIM.CO
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Paser melakukan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (16/9/2021). HO/TRIBUNKALTIM.CO 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Bupati Paser, dr Fahmi Fadli menginstruksikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP), agar mengembalikan marwah perpustakaan sebagai tempat pelajar dan mahasiswa dalam mencari referensi berbagai bidang keilmuan.

Salah satu tantangan utamanya, kata Fahmi Fadli, meningkatkan minat baca di Kabupaten Paser yang saat ini menurun seiring dengan semakin canggihnya teknologi.

"Banyak orang lebih suka membaca secara online daripada membaca buku, untuk itu Kadis diharapkan bisa melakukan inovasi dalam mengatasi masalah ini," kata Bupati Paser, Fahmi Fadli awal September lalu saat pelantikan pejabat eselon II di Pendopo Bupati Paser.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kepala DKP Paser, Yusuf Sumako mengatakan, pihaknya bakal mendirikan Cafe Library untuk menumbuhkan minat baca masyarakat, serta membuat aplikasi E-book dan E-perpus.

"Semoga bulan ini sudah bisa digunakan untuk Cafe Library, rencananya akan buka siang hingga malam di halaman kantor Perpustakaan daerah untuk memancing orang-orang  singgah," jelas Yusuf, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Dinas Perpustakaan dan Arsip PPU Usulkan Pembangunan Gedung Khusus Depo Arsip

Baca juga: Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab PPU akan Bikin Perpustakaan Digital

Baca juga: Gedung Perpustakaan di Penajam Paser Utara, Ditarget Selesai pada September 2021

Ia juga memastikan, terobosan yang digagasnya itu tidak mengandalkan anggaran dari pemerintah daerah dengan artian menggandeng pihak ketiga.

"Harus ada aplikasi E-Book, E- Perpus dan lain-lain, inovasi ini untuk memancing minat baca masyarakat, yang jelas terobosan yang saya gagas ini, tidak mengandalkan anggaran APBD, InshaAllah mengharapkan bantuan pihak ketiga," tuturnya.

Dalam mempercepat terealisasinya terobosan tersebut, pihaknya melakukan kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim.

"Alhamdulillah kami diterima oleh Kadisperpus Provinsi, lengkap dengan Sekretaris dan Kabid-kabidnya, sangat besar manfaatnya dalam pertemuan ini untuk kemajuan perpusatakaan di Paser kedepan," ujar Yusuf Sumako, dalam keterangan tertulisnya.

Tujuan dalam pertemuan tersebut, untuk menjajaki semua pihak yang dapat melakukan kerjasama untuk pengembangan perpustakaan di Paser.

"Kami menjajaki, agar nanti ada MoU dengan pihak ketiga untuk pengembangan perpustakaan," ucapnya singkat.

Targetnya dalam tiga bulan ke depan, DKP Paser akan melaunching 'Gerakan 15 Menit Kabupaten Rindu Membaca'.

Baca juga: Perpustakaan Desa Tempakan Paser Butuh Buku, Penuhi Kebutuhan Literasi Siswa

Dirangkai dengan berbagai kegiatan dan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan beberapa pihak ketiga.

Selain itu, Yusuf Sumako juga akan memohon kepada Bank Indonesia (BI) dalam pengadaan buku yang akan dibagikan ke seluruh sekolah, perguruan tinggi, perusahaan, desa dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Paser. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved