Sabtu, 25 April 2026

Kunjungi Ternate, Gubernur Ganjar Disambut Pertunjukan Kesenian hingga Prosesi Adat

Kemeriahan dan kerukunan antarsuku sangat terasa di Bandara Babullah Ternate ketika ratusan warga setempat menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Ganjar Pranowo
Kemeriahan dan kerukunan antarsuku di Bandara Babullah Ternate ketika ratusan warga setempat menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat (15/10/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Kemeriahan dan kerukunan antarsuku sangat terasa di Bandara Babullah Ternate ketika ratusan warga setempat menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,  Jumat (15/10/2021).

Dari pertunjukan kesenian hingga prosesi adat dihadirkan untuk memberi penghormatan kepada gubernur berambut putih itu.

Baca juga: Mendarat di Mimika, Gubernur Ganjar Pranowo Disambut Aksi Kethek Ogleng Banyumasan dan Kuda Lumping

Dari warga bersuku Ternate, mereka menyuguhkan tari Cakalele.

Sebuah tarian perlambang keberanian yang dipersembahkan untuk tamu kehormatan.

Bahkan mereka juga melakukan prosesi adat keselamatan dan keberkahan.

"Sebuah kehormatan Pak Ganjar tiba di sini. Semoga membawa berkah bagi warga Ternate dan membawa kebaikan untuk beliau," kata Nur Adiansyah, salah seorang peserta prosesi adat Ternate.

Selain suku Ternate, warga setempat yang bersuku Jawa tidak mau ketinggalan untuk memberi penghormatan.

Bagi mereka yang sudah puluhan tahun menetap di Ternate, jadi sebuah kebanggaan bisa bertemu dengan salah satu tokoh dari kampung halamannya.

"Sangat bahagia. Beliau ini kan bapak kita. Luar biasa rasanya," kata Bagyo Widodo, salah satu tetua Kerukunan Keluarga Persaudaraan Jawa (KKPJ) Ternate.

Baca juga: Dapat Semangat Langsung dari Ganjar, Tim Sepak Takraw Putri Jateng Raih Medali Emas PON XX Papua

Menurut Bagyo, penyambutan yang diberikan warga Ternate kepada Ganjar ini luar biasa.

Ia menyebut ini adalah simbol persatuan yang semakin kuat antara suku Jawa dan Ternate, meski kenyataannya selama puluhan tahun mereka sudah hidup damai berdampingan.

"Kami warga Jawa yang di sini mengajarkan warga asli sini tentang gamelan, tembang-tembang Jawa dan tarian. Sebaliknya, anak-anak kami juga belajar adat dan kesenian Suku Ternate," katanya.

Bagyo menuturkan,  karena kedekatan itu, kelompok masyarakat Jawa yang ada di Ternate banyak turut berkontribusi dalam kehidupan sosial kesehatan di sini.

Dari pemberian wakaf, membangun masjid sampai memberi sumbangan ambulans.

"Karena kerukunan kami, saat ini kami bisa sama-sama bahagia menyambut Pak Ganjar," katanya.

Baca juga: Kunjungi Pameran Anggrek di Papua, Ganjar Pranowo Dikalungi Noken Aneka Jenis dan Warna

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved