Breaking News:

Virus Corona di Tarakan

Inginkan Segera PTM, Pelajar di Tarakan Akui Belajar Online tak Efektif

Terhitung hampir dua tahun sudah pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) ditiadakan sekolah pasca pandemi Covid-19 muncul

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Nabila, salah seorang pelajar SMAN 2 Tarakan.TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN– Terhitung hampir dua tahun sudah pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) ditiadakan sekolah pasca pandemi Covid-19 muncul.

Selama hampir dua tahun PTM ditiadakan, seluruh siswa belajar secara daring atau online. Salah seorang pelajar asal SMAN 2 Tarakan membeberkan perbandingan belajar online dan belajar secara PTM di sekolah.

Seperti diakui Nabila, pelajar Kelas XII IPA 5 ini, ia sudah lama menginginkan pembelajaran tatap muka (PTM).

Menurutnya, PTM lebih baik dibandingkan pembelajaran daring atau online. Ia sudah dua tahun merasakan sulitnya sekolah dengan sistem daring.

Namun ia bersyukur masih sempat PTM saat menduduki bangku kelas 1.

Baca juga: Evaluasi Berkala PTM di Balikpapan, Dinas Pendidikan Cegah Klaster di Sekolah

Baca juga: Besok, SDN 002 Nunukan Gelar PTM, Saat Istirahat Pergantian Shift Dilakukan Penyemprotan Disinfektan

Baca juga: Mulai Besok, PTM Terbatas Tingkat SD akan Digelar, Intip Persiapan Prokes SDN 002 Nunukan

“Sempat kelas satu kemarin. Lalu naik kelas dua, langsung pandemi,” ujarnya.

Ia membeberkan perbedaan belajar online dan PTM. Jika belajar online, masih ada penjelasan guru yang kurang dipahami.

“Kadang materinya kurang dimengerti, guru juga kadang menjelaskan bukan lewat zoom jadi lewat materi dikirim di YouTobe. Dan itupun ada beberapa siswa malas nonton YouTobe,” bebernya.

Untuk hal yang tak dimengerti, maka bisa bertanya kepada guru namun sangat berbeda jika diterapkan sistem PTM karena interaksi antarsiswa dan guru lebih maksimal.

Sehingga menurutnya pembelajaran daring tidak begitu efektif dan lebih baik jika PTM bisa kembali digelar.

“Karena materi pasti mudah dimengerti, lebih cepat paham sama penjelasan guru. Lebih maksimal PTM menurut saya,” ujarnya.

Baca juga: PTM Terbatas Digelar, Disdik Balikpapan Jamin Kuota Internet Gratis Masih Tetap Jalan

Ia melanjutkan, jika nanti PTM sudah kembali dibuka, ia tentu sangat menanti dan berharap secepatnya digelar.

“Karena sudah dua tahunan tidak ketemu teman-teman di lingkungan sekolah. Kemarin setahun sempat sekelas tapi belum terjalin keakraban,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved