Berita Pemkab Kutai Barat

PLN Berikan Perhatian kepada Pemkab Kubar, Realisasikan Program Menyalakan Listrik Bagi Desa

Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan bahwa sekitar lima sampai enam tahun terakhir ini, PT PLN (Persero) telah memberikan perhatian yang cukup besar

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Kubar
Wabup Kubar Edyanto Arkan (dua kanan) didampingi Sekkab Kubar Ayonius dan Manajer UP2K Kaltim (dua kiri) Rahmatan (kanan) saat meninjau pembangunan jaringan listrik PLN di jalan poros menuju Kampung Siram Jaya, Kecamatan Bongan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan bahwa sekitar lima sampai enam tahun terakhir ini, PT PLN (Persero) telah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap Pemkab Kubar, yakni melalui program Menyalakan Listrik bagi Desa.

"Sebelumnya, di wilayah kecamatan itu tidak memiliki listrik oleh PLN. Sekarang ada beberapa kecamatan yang sudah memiliki listrik menyala 24 jam," kata wabup saat konferensi pers di Ruang Rapat Koordinasi, lantai 3 Kantor Bupati Kubar, baru-baru ini.

Namun, wabup menambahkan, hal itu belum dapat menuntaskan permasalahan listrik di Kubar.

Dari 190 kampung dan 4 kelurahan se-Kubar, masih ada 66 kampung yang belum teraliri listrik.

Baca juga: Pasar Olah Bebaya Melak Bisa Menggerakkan Ekonomi Masyarakat

Untuk itu, pemkab telah berkoordinasi dengan PLN Samarinda dan Balikpapan untuk mempercepat 66 kampung agar bisa teraliri listrik.

Pemkab pun menyampaikan terima kasih atas perhatiannya selama ini.

Pihaknya berharap dari 66 kampung itu, dua sampai tiga tahun ke depan bisa diselesaikan dan teraliri listrik.

"Dari diskusi kami dengan PLN, Kabupaten Kubar lah kampung yang paling banyak belum teraliri listrik," terangnya.

PLN telah mengusulkan kepada PLN pusat untuk menghidupkan 66 kampung tersebut pada 2022 mendatang.

"Itu usulan, tentu realisasinya tergantung anggaran yang dimiliki oleh PLN," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Sidak SPBU dan APMS, Pantau Ketersediaan BBM di Kutai Barat

Pihaknya juga ingin membangun kebersamaan dengan PLN berupa membangun jaringan-jaringan yang dapat dibangun pemkab, sehingga jaringan itu bisa cepat tersebar luas.

Misalnya ada satu ruas jalan terdiri, lima sampai enam kampung dengan panjang jalannya sekitar 50 kilometer.

Mungkin pemerintah akan mengalokasikan anggaran berbagi dengan PLN untuk membangun jaringan yang ada.

Karena kalau diserahkan ke PLN sendiri, mungkin anggarannya terbatas.

"Kita menginginkan membangun sinergi bersama PLN, agar percepatan kelistrikan di Kubar ini semakin cepat dan diharapkan semakin banyak juga kampung yang teraliri listrik nantinya," ucapnya.

Baca juga: Seluruh Masyarakat Kubar Tercover BPJS Kesehatan, Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah

Untuk kampung-kampung yang terjauh itu, PLN akan merencanakan pembangunan pembangkit listrik komunal di Kampung Lemper dan Deraya Kecamatan Bongan.

"Hanya saja, saat ini masih terganggu masalah jalannya yang belum selesai dengan baik," tuturnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved