Berita Balikpapan Terkini

Saling Bantu Saat Pandemi, UMKM Balikpapan Bagikan Bekal Bagi Sopir Ojek Online

Pesatnya perkembangan teknologi saat ini menjadi solusi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan  Menengah (UMKM) dalam mengembangkan bisnis.

HO/Grab
Relawan dari UMKM bagikan makanan untuk bekal sopir ojek online di masa pandemi di Balikpapan. HO/Grab 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pesatnya perkembangan teknologi saat ini menjadi solusi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan  Menengah (UMKM) dalam mengembangkan bisnis.

Seperti halnya Claudia Soenjoto seorang pemilik usaha pastry bernama MACS di Balikpapan yang memanfaatkan teknologi seperti GrabExpress, untuk memajukan usaha, bahkan bisa membantu sesama di tengah pandemi.

Bagi perempuan berambut sebahu ini, mitra pengantaran GrabExpress tidak hanya membantu proses pengiriman produknya, tapi juga merupakan mitra kerja yang mendukung keberlangsungan usaha yang ia rintis.

“Membantu, mendukung dan saling menjaga, merupakan tiga prinsip yang saya yakini dalam berbisnis. Tidak hanya memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan, namun juga semua pihak yang terlibat dalam keberlangsungan bisnis saya," ujarnya.

"Apalagi tak jarang mitra pengantaran Grab ini mengantarkan pesanan ke banyak alamat yang tersebar di beberapa wilayah, jadi saya sediakan aneka camilan dan hand sanitizer di meja kecil sudut rumah saya untuk bekal mereka di jalan,” jelas Claudia melalui siaran pers yang diterima TribunKaltim.co, Rabu (20/10/2021). 

Baca juga: Pemuda Paser Ciptakan Aplikasi Jasa Layanan Ojek Online, Driver Tak Kena Potongan, Tanpa Sistem Poin

Baca juga: Pekerjaannya Beresiko Tinggi, Mitra Ojek Online Balikpapan Berharap Segera Dapat Vaksin Covid-19

Baca juga: Ojek Online Masuk Prioritas Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua di Kukar, Dinkes Lakukan Pendataan

Terbatasnya jumlah karyawan, membuatnya memilih layanan GrabExpress sebagai solusi pengantaran pesanan. Layanan pengantaran ini sangat penting bagi Claudia, dimana pengiriman dapat dilakukan dengan cepat agar bisa segera dinikmati oleh pelanggan.

"Saya juga lebih mudah melacak pengantaran pastry sampai ke tangan pelanggan. Selain itu, layanan pengiriman GrabExpress ini juga bisa menjadi salah satu solusi yang tepat bagi pasien yang tengah menjalankan isolasi mandiri (isoman) akibat terpapar COVID-19, karena menerapkan pengantaran tanpa kontak,” ungkapnya. 

Sebagai Social Seller Grab, Claudia Soenjoto mempercayakan layanan GrabExpress sebagai salah satu solusi untuk layanan pengantaran hingga sampai ke tangan pelanggan.

Memerhatikan para mitra kerja merupakan salah satu kunci sukses yang diterapkan dan ia dapatkan dari kedua orang tuanya dalam berbisnis.

Tak heran, dalam mengelola usaha pastrynya sekarang ini, Claudia berkaca dari cara orang tuanya dalam hal bagaimana menjalankan bisnisnya. 

Baca juga: Pedagang Pasar dan Ojek Online di Bontang Bakal Dapat Jatah Vaksin Sinovac Gelombang Kedua

Ketertarikan dalam membuat kue rupanya sudah ia gemari sejak kecil. Claudia mengikuti jejak orang tua dan saudaranya yang merupakan keluarga pebisnis dan memiliki pengalaman dalam mengelola restoran, dengan memulai bisnis cake & bakery di Kota Pahlawan, Surabaya.

Melakoni usahanya saat ini merupakan salah satu cara untuk mengisi waktu luangnya sebagai ibu rumah tangga. 

Peran teknologi sangat dirasakan oleh perempuan yang pernah mencicipi pendidikan kuliner di Australia ini dalam mengembangkan bisnisnya.

“Teknologi Grab juga sangat mudah digunakan bagi siapa saja termasuk saya yang bisa dibilang gaptek. Sejak menjadi social seller Grab dan bergabung dalam Klub Juragan GrabExpress, peluang untuk mendapatkan keuntungan semakin terbuka lebar, omzet saya pun mengalami peningkatan hingga 30 persen,” tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved