Virus Corona di Kaltara

Bantu Pemda Capai Herd Immunity, HIPMI Kaltara Gandeng Kelurahan Nunukan Barat Gelar Vaksinasi

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kaltara, gandeng Kelurahan Nunukan Barat untuk lakukan vaksinasi massal, Sabtu (23/10/2021).

TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS
Pengurus HIPMI Kaltara Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Robianti. TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kaltara, gandeng Kelurahan Nunukan Barat untuk lakukan vaksinasi massal, Sabtu (23/10/2021).

Pengurus HIPMI Kaltara Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Robianti mengatakan vaksinasi yang dilakukan pagi tadi merupakan bentuk sinergitas pihaknya dengan Kelurahan Nunukan Barat.

Tak hanya itu, melalui vaksinasi itu diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mencapai herd immunity (kekebalan komunal), yakni 70 persen hingga akhir tahun 2021.

"Hari ini bertepatan dengan pelantikan Ketua Umum HIPMI Kaltara. Sehingga sebagai langkah awal pimpinan yaitu melakukan HIPMI peduli melalui kegiatan vaksinasi," kata Robianti kepada TribunKaltara.com, sore.

Sebelumnya, kata Robianti pihaknya menyiapkan 1.000 dosis untuk warga Nunukan. Namun pasokan vaksin sempat dialihkan ke Kota Tarakan saat kunjungan Presiden RI Jokowi, belum lama ini.

Baca juga: Hasil PCR Ratusan PMI Belum Keluar, Kantor Kesehatan Pelabuhan Nunukan Imbau Petugas Perketat Prokes

Baca juga: Polres Nunukan Gelar Base Vaksinasi dan Baksos ke Warga Terdampak Covid-19

Baca juga: Bupati Nunukan Asmin Laura Sebut Vaksin Johnson and Johnson Bakal Dikirim dari Pusat

"Permintaan vaksin oleh HIPMI Kaltara itu 1.000 dosis, jatah dari Apindo. Di luar dugaan, pada saat Presiden berkunjung ke Kaltara, ada giat vaksinasi di Tarakan juga, jadi pasokan dialihkan ke sana," ucapnya.

"Karena keinginan kami dari awal lakukan vaksinasi, jadi kami koordinasi dengan kelurahan di Nunukan. Kebetulan dari Nunukan Barat ada jadwal vaksin, jadi melalui Puskesmas Nunukan disiapkan 700 dosis," tambahnya.

Robianti menuturkan, selama pandemi Covid-19 semua bidang kehidupan mengalami tantangannya masing-masing.

Sebagai pelaku usaha, kata dia, dituntut untuk memiliki inovasi dan bertindak kreatif, agar paling tidak bisa bertahan hidup di tengah perputaran ekonomi yang lamban.

"Kalau bicara hambatan di tengah pandemi, semua bidang merasakan itu. Jadikan masa pandemi untuk memicu bagaimana agar sebagai pelaku usaha dapat terus hidup. Jangan jadikan Covid-19 sebagai hal yang menakutkan, tapi coba ambil peluang lain. Minimal bisa bertahan hidup," ujarnya.

Baca juga: Maulid Nabi Muhammad SAW di Nunukan Dihelat 27 Oktober, Pemkesra: Jamaah 50 Persen Kapasitas Masjid

Dia beberkan HIPMI secara nasional sudah meluncurkan program e-commerce, agar semua pelaku usaha bisa memasarkan produknya melalu sarana elektronik.

"Program e-commerce sudah diluncurkan. Dan ini jadi tantangan buat kita di perbatasan yang masih belum merata mendapatkan listrik begitupun jaringan yang stabil. Satu hal bahwa meski kita di perbatasan kita pasti bisa menembus batas-batas itu," tuturnya.

Dia berharap, keberadaan HIPMI di Kaltara, dapat membantu memulihkan ekonomi masyarakat.

"Karena hari ini baru pelantikan, langkah selanjutnya dari pimpinan yakni akan roadshow ke lima kabupaten/ kota di Kaltara," ungkapnya.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Nunukan Capai 41,51 Persen, Dinkes Sebut Masih Ada 19.418 Dosis

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved