Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Berau Terkini

Menggali Potensi Wisata Pesisir Selatan Berau, Wabup Gamalis: Sangat Besar dan Berbeda

Wakil Bupati Berau, Gamalis, telah meminta langsung kepada pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau untuk menggagas potensi pariwisata.

Tayang:
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
DOK TRBUNKALTIM.CO
Salah satu daya tarik daerah wisata pesisir yakni wisata whale shark di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2019.  

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau, Gamalis, telah meminta langsung kepada pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau untuk menggagas potensi pariwisata daerah pesisir Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur

Gamalis mengakui, secara langsung dirinya melihat bahwa pariwisata daerah pesisir Kabupaten Berau tidak kalah bersaing dengan wisata unggulan laut seperti Kepualauan Derawan maupun Maratua.

“Saya rasa ada baiknya kita melihat potensi di daerah pesisir Berau, lantaran potensinya sangat besar dan berbeda, apalagi tujuan kita mencari pendapatan daerah melalui pariwisata ya,” ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Jumat (22/10/2021).

Ia juga meminta dinas terkait untuk bisa menindak serius adanya wacana yang sudah lama menjadi perbincangan tersebut.

Baca juga: Dewi Kima, Wisata Pesisir Terpadu di Sangatta Selatan

Baca juga: Sukses Kembangkan Ekowisata Bahari, Bupati Muharram Terima Penghargaan dari Aspeksindo

Baca juga: Miliki Potensi Pariwisata Bahari, BNPP Sebut Bisa Menjadi Loko Pengembangan Ekonomi Perbatasan Berau

Sebab, ekowisata di Berau, ia rasa sangat bisa berjalan di Berau.

Dan meminta pariwisata agar bisa memanfaatkan momen-momen besar yang akan berlangsung di Kabupaten Berau.

Pemerintah tentu mendukung ya, kerajinan Berau misalkan, sudah banyak diketahui.

Pariwisatanya jangan hanya beberapa tempat saja yang terus dipromosikan, harus bisa menyeluruh.

Baca juga: Wisata Alam Gunung S Kutai Barat Dibuka, Nikmati Embun Pagi hingga Paralayang

"Agar wisatawan tidak bosan dan punya banyak pilihan. Kita juga sudah mulai buka pintu untuk warga negara asing kan,” bebernya.

Perlu Infrastruktur Pendukung

Meskipun bagi Wabup Berau, Gamalis, mempercepat perkembangan pariwisata memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Apalagi harus didukung dengan infrastruktur yang menunjang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Masrani menjelaskan pihaknya memang terus mencoba memperkenalkan pariwisata daerah pesisir Berau.

Yakni yang berada di Talisayan, Biatan, Batu Putih, Bidukbiduk dan Tabalar.

Baca juga: Wisata Lihat Hiu Tutul di Talisayan Berau Punya Daya Tarik Datangkan Wisatawan Lokal dan Asing

Seperti wisata yang berada di Talisayan yakni adanya Whale Shark.

Wisata tersebut sebenarnya sudah banyak diketahui banyak para pelancong.

Namun, memang, pihaknya mengakui masih harus meningkatkan daya tarik wisatawan untuk datang.

“Ya, daerah pesisir ini, sudah kami coba perkenalkan ke wisatawan," tegasnya.

Baca juga: Selain Wisata Bahari, Kabupaten Ini juga Punya Atraksi Budaya Memikat

Tentu saja ini agar Berau, tidak hanya terkenal dengan wisata lautnya saja.

"Tapi di daerah daratan pesisir juga punya daya tariknya sendiri,” bebernya.

Optimis Bisa Berkembang

Masrani membeberkan, pihaknya telah mempromosikan paket wisata pesisir.

Seperti wisata Whale Shark, Atraksi sungai di Dumaring, Kolam Renang yang dikelola oleh Desa, wisata daerah Gua Batu, daerah Lenggo, wisata air panas.

Begitu juga Labuan Cermin dan juga Teluk Sulaiman.

Pihaknya optimis, untuk meningkatkan kualitas wisata di Berau, seiring dengan persiapan Berau untuk menyambut Ibu Kota Negara, dimana sudah diakui bahwa wisata paling banyak berada di kawasan Berau.

Baca juga: Pengunjung Pantai Manggar Balikpapan Melonjak, Penghasilan Pengelola Rp 130 Juta per Minggu

Menurutnya, jika berbicara pariwisata pihaknya harus berbicara tentang amenitas.

Yakni ketersediaan amenitas pada lokasi wisata. Seperti fasilitas di luar akomodasi, seperti sarana kesehatan, ibadah, rumah makan dan lainnya yang menunjang amenitas itu sendiri.

“Kami rasa harus lebih dulu meningkatkan amenitas dan didukung promosi lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, jika nanti pariwisata daerah pesisir sudah maksimal, pihaknya berwacana untuk memulai penarikan retribusi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved